Indonesia Tuan Rumahl G20, Airlangga: Momen Penting
Foto : Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (instagram airlanggahartarto_official)

JAKARTA - Indonesia siap menjadi penyelenggara KTT G20 pada 2022.

Tingkat Presidensi G20 akan diserahkan secara resmi dari PM Italia kepada Presiden Joko Widodo pada 30-31 Oktober 2021 di Roma.

"Ini merupakan kali pertama Indonesia menjadi Presidensi G20, sejak forum ini dibentuk pada 1999 yang lalu. G20 merupakan forum ekonomi global yang dibentuk sebagai respons terhadap krisis ekonomi pada tahun 1997/1998," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam  keterangan resminya, Selasa (14/9/2021). 

Dalam menentukan presidensi, G20 memiliki mekanisme regional basket rotation dimana saat ini adalah giliran negara yang berada di basket Asia. 

Presidensi G20 Indonesia di tahun 2022 merupakan yang pertama bagi Indonesia. Selama ini dari basket Asia, baru empat negara yang sudah menjadi tuan rumah Presidensi G20, yakni Jepang, China, Korea Selatan dan Saudi Arabia. 

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama dengan Kementerian Luar Negeri akan mengoordinasikan bahasan topik non keuangan (Sherpa Track); Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia akan mengoordinasikan bahasan topik keuangan (Finance Track). 

Sementara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan akan mengoordinasikan Bidang Dukungan Penyelenggaraan Acara, sedangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai Ketua Bidang Komunikasi dan Media. 

Sebagai Ketua I Bidang Sherpa Track Airlangga mengatakan Pemerintah Indonesia akan menjalankan Presidensi G20 ini dengan mengoptimalkan manfaat bagi bangsa Indonesia, di bidang ekonomi, pembangunan sosial dan juga politik.

"Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia dan juga menjadikan Indonesia sebagai role model pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19," katanya. (*/yp)