Berpotensi Jadi Tempat untuk Berinvetasi, Para Anggota CEO Indonesia Berkunjung ke Trenggalek
Foto :

Jakarta, HanTer - Selama dua hari, yakni pada 23 – 24 Oktober 2021, sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Yayasan Global CEO Indonesia melakukan tur bisnis ke Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Para pengusaha melakukan kunjungan ke beberapa tempat yang dianggap sebagai lokasi  potensial untuk dijadikan sasaran berinvestasi.

Selama dua hari, para pengusaha diajak ke dua wilayah utama, yakni Kecamatan Watulimo dan Kecamatan Bendungan. Di Kecamatan Watulimo, para pengusaha itu diajak untuk menilik Jalur Lintas Selatan (JLS) yang merupakan infrastruktur pendukung utama wilayah selatan Jawa untuk melihat perekonomian seperti tempat pelelangan ikan di Prigi serta tempat wisata pantai dan wisata desa. 

Ketua Yayasan Global CEO Indonesia,Trisya Suherman mengatakan,kunjungan selama dua hari ini tidak hanya dilakukan oleh para pengusaha dari Jakarta, tetapi juga dari Jawa Timur. ”Tujuan diadakan kegiatan hari ini ialah untuk para pengusaha mencari peluang bisnis yang ada di kabupaten Trenggalek,” ujar Trisya dalam keterangannya, Selasa (26/10/2021).

Trisya menurunkan, dalam kunjungan para pengusaha tidak hanya melihat lokasi tetapi juga berinteraksi dengan pelaku UMKM lokal yang ada di Trenggalek. Oleh karenanya selama kunjungan, pihaknya melakukan survei ke beberapa destinasi wisata, hasil bumi dan kekayaan alamdi Kabupaten Trenggalek.

Trisya mengungkapkan, kegiatan kunjungan yang merupakan salah satu agenda rutin dari Yayasan Global CEO Indonesia, merupakan hal yang dinanti-nanti oleh para anggota, karena dari setiap kunjungan, para pengusaha dapat memiliki jaringan serta peluang usaha baru. 

"Kegiatan kunjungan seperti ini bukan hanya sekali diadakan. Sebelumnya pada 5 Oktober 2021 para anggota CEO Indonesia juga melakukan kunjungan ke PT. JABABEKA, dimana dalam kunjungan tersebut para pengusaha tercetus untuk mengadakan golf turnamen," paparnya.

Antusias para pengusaha selama melakukan kunjungan  terlihat nyata di wajah mereka, terutama saat mengetahui jika wilayah Kabupaten  Trenggalek memiliki pelabuhan niaga yang rencananya akan digunakan sebagai pendaratan kapal kargo, yang tentu saja menguntungkan bagi para pengusaha terkait akomodasi produk  investasi serta melihat jika pemerintah pusat dan daerah mulai memasukkan kabupaten Trenggalek sebagai daerah prioritas pembangunan.

Kunjungan selama dua hari ini, para pengusaha didampingi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin yang akrab di sapa Mas Ipin dan Ketua PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini, untuk menilik potensi-potensi yang bisa dijadikan sebagai sasaran investasi di kawasan itu. 

Mas Ipin pun menuturkan kepada para pengusaha yang berkunjung , jika mereka ingin berinvetasi di Trenggalek, maka pemerintah daerah akan mendukung dan membantu dalam kemudahan investasi di Trenggalek, terutama untuk investasi yang bisa mendukung dan memanfaatkan keindahan objek wisata. 

Mas Ipin juga mengajak para pengusaha ke Desa Wisata Durensari di Kecamatan Watulimo. Di sana, ia menunjukkan bahwa kawasan yang dulu sungainya kotor bisa disulap oleh warga menjadi tempat wisata yang digemari banyak orang. Pihaknya juga akan mendukung investasi yang dilakukan dengan modal biaya yang tak besar. 

“Kalau membangun hotel, misalnya, tentu membutuhkan biaya besar. Tapi kalau seperti glamping resort, tentunya biayanya lebih murah. Dan ini memungkinkan untuk dibangun di sini. Kemudian, bisa juga model spa with view langsung ke alam atau yoga di dalam hutan. Jadi potensinya banyak dan tidak harus mahal,” ucapnya.