Inilah Cerita Sukses Pesulam Linda Wan Kini Jadi Pengusaha Kecantikan
Foto : Linda Wan/ ist

Jakarta, HanTer - Dibalik lesunya perekonomian masyarakat karena dampak pandemi Covid 19, justru ibu Muda kelahiran Surabaya 11 Oktober 1989 ini sukses meraup rupiah hingga milyaran.

Awalnya, Linda Wan, sapaan ibu muda lima anak ini mencoba menggeluti usaha kecantikan. Memulai terjun dan mendalami skill kecantikan dari tahun 2012, dengan bekal kuat mengikuti sekolah kecantikan dan belajar dengan para ahli kecantikan. 

"Saat awal memulainya pada tahun 2012, tidak mulus memang ada beberapa kendala, karena aku menyukai bidang ini maka dijalani dengan sukacita. Dengan modal keyakinan dan skill yang aku miliki memulai membuka studio kecantikan. Diawal pembukanya cukup menguras effort yang luar biasa. Sedikit yang datang, namun tetap harus menggaji karyawan," kata Linda Wan, Jumat (17/9/2021).

Sebagai pengusaha baru di bidang kecantikan Linda Wan berusaha tetap menjaga kestabilan perusahaan, dan mempertahankan karyawan yang ada. "Bahkan suami saya sampai menjual handphone untuk menggaji karyawan," kenang Lindawan.

Seiring berjalannya waktu usaha berjalan membaik, klien datang satu per satu. Happymee, adalah nama yang membawa keberuntungan. Klien merasa puas dan happy  dengan hasil yang didapatkan. Tidak sedikit klien Happymee yang berlangganan hingga bertahun-tahun. 

"Saya sampai dijuluki malaikat penyelamat alis karena banyak klien yang saya benahi alisnya efek rusak dari tukang sulam abal-abal dan tidak bertanggung jawab, hanya bermodal harga murah tanpa kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan," tuturnya.

Klien bertambah banyak, sehingga memberanikan untuk membuka cabang di tahun 2019. 

"Klien dari semua kalangan percaya dengan tangan saya untuk memberikan treatment dengan hasil terbaik. Salah satu klien saya seorang pengusaha wanita mengajak yakni Delta Hesti untuk bergabung pada sebuah organisasi pengusaha wanita," terangnya. 

Sebagai pengusaha melebarkan sayap untuk memperluas jaringan adalah suatu keharusan. Fenela adalah organisasi pengusaha wanita yang memberikan peluang untuk memperluas usaha di bidang kecantikan. 

"Pada organisasi tersebut saya semakin dekat dengan Delta Hesti. Mba Hesti saya memanggilnya. Setiap bertemu selalu bisa sharing dan berbagi ilmu, hingga tercipta ide untuk memulai bisnis skincare bersama," ujar Linda Wan lagi.  

Disela kesibukan yang padat di setiap harinya Linda pasti menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan kelima anaknya. 
Kedekatan dengan anak salah satunya dibangun dengan bermain social media bersama karena anak pertama dan kedua sangat menyukai media sosial tiktok. 

Kegiatan Linda bersama anak juga selalu diunggah melalui media sosial Instagram bahkan anak kedua, Meme panggilannya mendapatkan banyak fans yang selalu menantikan setiap kegiatanya untuk diposting melalui Instagran Linda dengan akun @lindawan89. 

"Karena kedekatan anak dengan orang tua sangat penting dijalin sejak usia dini, karena akan mempengaruhi tumbuh kembang anak di masa depan," pungkas Linda.

Pada tahun 2020 Linda Wan bersama sahabatnya mendirikan Heslin Beauty skincare. Ada kekawatiran karena Heslin Beauty hadir di awal pandemi Covid 19 melanda Indonesia.  Namun Hesti dan Linda saling memberi kekuatan hingga lahirlah. Dan Heslin berasal dari gabungan nama Hesti dan Linda.

"Awal pandemi tahun 2020 kami sedikit mengalami kekawatiran karena virus Corona yang sangat mempengaruhi ekonomi dunia, tapi kami saling menguatkan dan berjuang bersama untuk  membangun produk skincare dengan terobosan baru yakni berbahan Birdnest," jelasnya. 

Linda Wan sempat kaget karena tidak disangka awal penjualan akan seramai itu, dan langsung mendapatkan respon baik dari masyarakat Indonesia. Hingga Heslin Beauty kini telah memiliki hampir 150 reseller yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sampai saat ini, produk-produk terus kami tingkatkan macamnya yang awalnya hanya paket skincare, kini ada serum wajah, bodycare, sunscreen, dan micellar water serta tidak menutup kemungkinan untuk menciptakan lebih banyak lagi produk.

Pembuatan produk-produk tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kulit wajah orang Indonesia pada umumnya dan terkhusus untuk kulit wajah sensitive agar semua jenis kulit bisa menggunakannya, karena bermanfaat bagi orang lain adalah suatu kesuksesan juga," tutup Linda Wan