Cegah Joki dan Pemalsuan Ijazah dengan Si Kompeten
Foto : Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto

Jakarta, HanTer– Layanan Si Kompeten untuk meningkatkan penjaminan mutu proses uji kompetensi dan mutu lulusan. Layanan ini untuk mempermudah masyarakat menlakukan uji kompetensi secara daring.

Pernyataan tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Wikan Sakarinto dalam keterangan, Minggu (5/9/2021).

Menurut dia, layanan tersebut dulu dilakukan secara manual. Namun perkembangan digital saat ini menuntut kecepatan dan ketepatan.

“Ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat untuk memperoleh sertifikasi dengan penjaminan mutu lulusan uji kompetensi,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa semua peserta kursus tidak hanya mengetahui apa yang dipelajarinya. Namun juga teruji kemampuan kerjanya sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Proses pengujiannya tidak hanya formalitas, tetapi benar-benar mengukur kemampuan dan akuntabel,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Vokasi Wartanto menambahkan, pelaksanaan uji kompetensi menggunakan teknologi mencegah peserta melakukan kecurangan.

“Dengan sistem ini juga mencegah pihak-pihak yang ingin menggunakan jasa joki ataupun mau melakukan pemalsuan ijazah,” katanya.