Hello,

Reader

Sosok Gus Dur Perlu Ditiru, Rizal Ramli: Beliau Hanya Ingin Rakyat Senang
Sosok Gus Dur Perlu Ditiru, Rizal Ramli: Beliau Hanya Ingin Rakyat Senang

Jakarta, HanTer - Tokoh nasional, DR Rizal Ramli, mengungkapkan jika dirinya sangat merindukan sosok Presiden seperti Almarhum Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang sangat berpihak dan memperhatikan rakyat.

Mantan Menko Perekonomian itu pun mengatakan jika gaya perekonomian di pemerintahan Gus Dur patut ditiru oleh karena keberpihakannya kepada rakyat sangat jelas.

Dia mencontohkan ketika dirinya diminta untuk menjabat pimpinan Bulog pada saat itu. "Pada saat saya diangkat waktu itu, Gus Dur cukup sederhana menugaskan saya, yakni hanya membuat petani senang," kata Rizal di Jakarta.

Pria yang pernah menjabat Menko Maritim di era Presiden Joko Widodo ini pun mengungkapkan, ada beberapa langkah strategis yang dilakukan Gus Dur untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 5 persen, dari awalnya minus 3 persen.

"Pertama dengan menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih sangat rendah, dan sepanjang masa kepemimpinan Gus Dur selama 21 bulan, gaji PN naik dua kali dengan besaran hingga 125 persen," ujarnya.

Dengan kenaikan itu, daya beli masyarakat menjadi naik, bahkan 95 persen dari total gaji dibelanjakan hingga akhirnya ekonomi menjadi kembali bergerak lebih cepat. Di saat yang sama, karena banyaknya petani dan pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang tidak bisa bayar kredit karena tingginya bunga yang ditetapkan yang mencapai 80 persen. Maka Gus Dur memutuskan untuk menghapus bunga dan petani atau UMKM hanya wajib membayar pokok kredit.

Selanjutnya, bunga perumahan dilakukan pemangkasan agar sektor perumahan kembali bergairah. "Gus Dur juga berupaya menaikkan ekspor hingga dua kali lipat dan melakukan stabilisasi harga beras sepanjang masa pemerintahannya, dan Gus Dur mampu mengembalikan laju ekonomi Indonesia," katanya.

Dia menganggap kebijakan ekonomi waktu itu dinilai berhasil, sebab mampu mengembalikan kondisi krisis yang terjadi pada masa kepemimpinannya, 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001.

"Gus Dur memiliki gaya sendiri dalam mengambil kebijakan, khususnya di bidang ekonomi, yakni bagaimana rakyat bisa senang dan hidup bahagia. Sebab, ekonomi waktu itu bukan hanya soal hitung- menghitung, namun berpihak kepada siapa dulu baru menghitung," ungkapnya.


#RizalRamli #gusdur #presiden

Komentar Anda
Komentar