Hello,

Reader

Hamzah Haz Berharap Ada Mukjizat yang Mempersatukan PPP
Politisi senior PPP Hamzah Haz usai menerima kunjungan Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat di Jakarta, Kamis (17/1/2019).
Hamzah Haz Berharap Ada Mukjizat yang Mempersatukan PPP

Jakarta, HanTer - Tokoh senior Hamzah Haz prihatin dengan kondisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang saat ini terpecah dua. Mantan Wakil Presiden RI era Megawati Soekarnoputri ini pun khawatir PPP tidak bisa masuk parlemen di Senayan Jakarta. Apalagi ada aturan parlementer threshold 4 persen untuk bisa masuk DPR RI.

"Saya khawatir PPP tidak bisa masuk DPR. Karena PPP Humphrey dukung  Prabiwo, PPP Romi (Romahurmuzy) dukung Jokowi. Bagaimana ummat di bawah," ujar Hamzah Haz usai menerima kunjungan Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat di Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Hamzah menilai, aturan 4 persen parlementary threshold adalah berat bagi partai. Hanya mukjizat dari Allah SWT yang bisa menyelamatkan PPP. Hamzah pun mengaku akan menempuh langkah agar PPP bisa lolos ke DPR. Karena PPP merupakan partai Islam terbesar di Indonesia sehingga bisa meraih nomor dua selama tiga kali periode.

"Itu bisa kembali (meraih nomor dua)
kalau ini (PPP) bisa bersatu," tegasnya.

Hamzah menuturkan, saat ini yang sudah mendekati waktu Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak maka sudah tidak ada waktu lagi untuk menyatukan PPP antara kubu Humphrey dan Romi. Oleh karenanya  Hamzah meminta untuk menunggu hasil Pileg 2019 nanti, apakah PPP bisa masuk DPR atau tidak.

"Kalau sekarang ini tidak bisa lagi, mau diapain lagi. Sekarang tinggal tunggu bagaimana hasil nanti (Pileg) saja," paparnya.

Saat ditanya bagaimana peluang PPP untuk bisa masuk DPR, Hamzah memaparkan bahwa ia bukan peramal sehingga tidak bisa mengetahui bagaimana peluang PPP ke depan. Hamzah hanya mengkhawatirkan tidak bersatunya PPP sehingga akan menyulitkan untuk bisa masuk DPR. 

"Saya hanya khawatir karena pecah itu. Satu dukung Prabowo, satu dukung Jokowi. Jadi keadaan itu bukan bersatu, malah makin tajam (perpecahan)," paparnya.

Sebagai salah satu partai besar yang menaungi umat Islam, Hamzah mengaku tidak akan tinggal diam dengan pecahnya PPP. Oleh karena itu Hamzah akan memanggil para senior PPP membahas bagaimana PPP kedepannya. Ia pun mendukung langkah yang dilakukan Humphrey yang menjalin silaturahmi dengan para senior PPP untuk menyatuhkan PPP.

"Pak Humphrey nawaitunya bagus sekali bagaimana PPP bisa bersatu," tegasnya.

Sementara itu Humphrey juga mengaku akan ada silaturahim lanjutan untuk menyatukan PPP di antaranya dengan Hamzah Haz. Apalagi Hamzah Haz merupakan mantan Ketua Umum PPP sehingga diperlukan nasehat dan sarannya untuk menyatukan PPP. 

Tidak lolos (DPR) itu yang menjadi kekhawatiran PPP pihak kita. Makanya kami selalu ingin islah. Kita tidak ingin PPP hilang dari sejarah, sama dengan Pak Hamzah. Nawaitu kami ingin beratu," tegasnya. 


#HumpreyDjemat #PPP #HamzahHaz

Komentar Anda
Komentar