Hello,

Reader

Adara Relief Internasional Gagas Gerakan Dukung 'Kita Semua Maryam'
Adara Relief Internasional Gagas Gerakan Dukung 'Kita Semua Maryam'

Jakarta, HanTer - Adara Relief International bersama berbagai komponen masyarakat Indonesia menggagas gerakan internasional #kitasemuamaryam, #weareallmary, #weareallmaryam. Gerakan tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus dukungan bagi para perempuan di Al Quds.

"Konsekuensi perjuangan mereka amat berat dan membutuhkan ketegaran luar biasa seperti ditahan, dipisahkan dari keluarga dan anak-anak, rumah dirampas dan dihancurkan, dilarang memasuki kota tempat tinggal, bahkan dilarang memasuki masjid Al Aqsha," kata Kata Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani, saat memberikan sambutan dalam kegiatan deklarasi tersebut, di Aula Indosat, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019).

Lebih lanjut Nurjanah berharap, gerakan ini dapat menjadi salah satu langkah penting untuk mewujudkan hak-hak mereka untuk hidup di atas tanahnya sendiri.

"Perempuan Al Quds membutuhkan dukungan kita semua. Mereka adalah kita, kita adalah mereka. Karena kita semua Maryam," pungkas Nurjanah yang disambut dengan pekikan takbir.

Adapun deklarasi dukungan 'Kita Semua Maryam' ini dihadiri oleh, Ketua Umum KNRP Suripto, Pengurus SKI Indosat Priagung Utomo, Anggota DPR RI Ledia Hanifa Amalia, Ketua Muslimah Al Irsyad Fahimah Azkar, Ketua Aspac for Palestine Oke Setiadi Effendi.

Kemudian Ketua Umum Perhimpunan Alumni Timur Tengah Profesor Nabila Lubis, Redaktur Jawa Pos Imam Solehuddin, Pengurus Wanita PUI Pusat Iroh Siti Zahroh, Pengurus Muslimah Al Wasliyah Pusat Rahmah, Pengurus Muslimah PB Mathlaul Anwar Azizah, Perwakilan dari Jaringan Sekolah Islam Terpadu dan Perwakilan KISPA, PP Salimah, SoA serta perwakilan Persistri Jakarta.

Dalam acara itu, Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) turut mendonasikan sumbangannya sebesar Rp50 juta untuk disampaikan kepada anak-anak dan perempuan Palestina melalui Adara Relief International.

Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi Adara bagi perempuan Palestina, diwujudkan dengan melelang barang-barang kerajinan perempuan Palestina kepada para undangan yang hadir.

Untuk diketahui, gerakan tersebut menghimpun banyak kalangan dari mulai tokoh masyarakat Indonesia, anggota legislalif, para profesional, pemerhati persoalan kemanusiaan.

Adapun gerakan yang telah berlangsung di seluruh penjuru dunia sejak 28 Januari hingga 8 Maret 2019 mendatang itu merupakan bentuk solidaritas dukungan terhadap perempuan Al Quds, dimana selama 70 tahun hidup menderita di bawah penjajahan Israel.


#Wanita #palestina #maryam #adararelief

Komentar Anda
Komentar