Hello,

Reader

OTT Caleg Golkar, KPK: Kejahatan Elit Politik Pemilu Jawa Tengah
OTT KPK (ilustrasi)
OTT Caleg Golkar, KPK: Kejahatan Elit Politik Pemilu Jawa Tengah

Jakarta, HanTer - Penemuan Amplop berisi uang puluhan juta rupiah berbentuk pecahan Rp50.000 dan Rp20.000 dalam kardus saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terhadap Bowo Sidik Pangarso (BSP), Calon Legislatif inkumben dari Partai Golkar Jawa Tengah mengejutkan seluruh pihak. Tak terkecuali bagi kader Kawal Pemilu Kita (KPK) Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut diungkapkan Ketua Presidium KPK Provinsi Jawa Tengah, Syaifudin Anwar sebagai kejahatan politik. Sebab, uang tersebut diketahui akan digunakan sebagai 'serangan fajar' atau uang sogokan yang akan dibagikan kepada masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Jawa Tengah.

Hal tersebut ditegaskannya melanggar Pasal 515 serta Pasal 280 dan 284 Undang-Undang Pemilu Tahun 2017 terkait money politic. Sehingga setiap orang yang dengan sengaja pada waktu pemungutan suara menjanjikan atau memberi uang kepada pemilih dapat dipidana pidana penjara paling lama tiga tahun dan denda paling banyak Rp 36 juta.

"Kasus Uang Amplop Bowo Sidik Pangarso ini, bila benar nantinya akan di gunakan sebagai serangan fajar, maka ini menjadi sinyal serius bagi para penyelenggara pemilu di Jawa Tengah. Tapi yang paling disesalkan lagi adalah saudara ini termasuk dalam Ketua Bidang Pemenangan pasangan Capres – Cawapres 01," ungkapnya dalam siaran tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Terkait hal tersebut, pihaknya menyerukan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk tidak memilih Calon Anggota Legislatif (Caleg), Capres dan Cawapres ataupun Partai Politik yang melakukan money politic.

Selain itu, mendorong Lembaga Penyelenggara Pemilu khususnya Bawaslu Propinsi Jawa Tengah untuk lebih mengoptimalkan pengawasan, penindakan dan upaya hukum lainnya agar terselenggaranya pemilu bisa berjalan bersih, jujur dan adil.

"Stop politik uang! penggunaan politik uang adalah bentuk ketidakpatuhan dan menghargai NKRI," tegasnya.


#OTT #KPK #Caleg #jawatengah #jateng #golkar

Komentar Anda
Komentar