Hello,

Reader

Kampanye Akbar Prabowo-Sandi: Salat Berjamaah, Zikir, Shalawat dan Munajat Rakyat Tumpah Ruah di GBK, Rakyat Inginkan Perubahan
Kampanye Akbar Prabowo-Sandi: Salat Berjamaah, Zikir, Shalawat dan Munajat Rakyat Tumpah Ruah di GBK, Rakyat Inginkan Perubahan

Jakarta, HanTer - Jutaan massa hadiri kampanye akbar pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (7/4). Dalam kampanye akbar kali ini, massa pendukung telah tumpah ruah di GBK sejak pagi dini hari. Massa yang hadir menginginkan terjadi perubahan di negeri ini.

Kampanye akbar Prabowo-Sandi kali ini bernuansa religi. Kampanye yang dimulai pukul 03.00 WIB ini diawali dengan shalat Tahajud berjamaah dan dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah. Sementara untuk memenuhi kebutuhan berwudhu penyelenggara menyiapkan 26 truk dengan kapasitas 8.000 liter. 

Tampak hadir dalam salat berjamaah ini Prabowo Subianto, dan calon wakilnya Sandiaga Uno, Zulkifli Hasan, sejumlah ulama besar dan tokoh Islam lainnya, termasuk pedangdut Roma Irama.

Selain salat berjamaah, juga dilantunkan zikir dan doa bersama, solawat badar, dan solawat nabi bergema di SUGBK sebelum kampanye akbar berlangsung pukul 07.30 WIB. Massa juga bermunajat Prabowo-Sandi mampu membawa perubahan di negeri ini.

Silih berganti zikir, doa dan solawat dilantunkan, termasuk orasi yang disampaikan oleh sejumlah tokoh agama mulai dari Habib Syekh Bin Abdulqodir Assegaf (dzikir), KH Syuqron Makmun (tausiah), Habib Hanif (orasi). Hadir juga Ustadz Bakhtiar Nasir yang menyampaikan orasi dan doanya untuk pasangan Prabowo-Sandi.

“Saya hadir di GBK karena baru kali ini ada kampanye bernuansa religi. Ini bagus, menyentuh, tidak dibuat-buat. Jadi selain kampanye mendengar orasi politik, saya dan keluarga juga bisa beribadah. Tentu berharap Indonesia akan lebih baik,” kata Suparman, warga Kalimalang, Jakarta Timur.

Perintah Allah

Sekretaris KDK Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhammad Naufal Dunggio mengatakan, banyaknya orang yang menghadiri kampanye Prabowo - Sandiaga di GBK hingga rumpah ruah karena atas perintah Allah SWT. Di dalam Al-Quran Allah SWT berfirman; "Laa tufsiduu fil Ardhi ba'da Ishlaahiha". Artinya Jangan kau buat kerusakan di muka bumi setelah ada kerusakan. Karena Indonesia sejak awal kemerdekaan oleh Soekarno Hatta sampai SBY Budiono mengalami pasang surut plus minus dalam perbaikan bangsa.

Kepada Harian Terbit, Minggu (7/4/2019), Naufal menuturkan, Indonesia tidak diperhitungkan oleh bangsa lain karena saat ini kepemimpinan pemerintah Indonesia sangat lemah. Karena ilmu diplomasi tidak dimilikinya. Ilmu pemerintahan hanya sekelas walikota. Ilmu bahasa asing hanya sebisa berkata I don't know what I sign. 
Ilmu ekonomi hanya sebatas tukang mebel. 

Naufal memaparkan, rakyat hadir berbodong-bondong memenuhi GBK Senayan untuk menjadikan Prabowo Sandi sebagai alat untuk memperbaiki bangsa Indonesia  Rakyat yang hadir di GBK karena masih berpikir positif ingin merubah bangsa ini dengan cara konstutional.

Dia meminta kepada Jokowi untuk memaksakan diri memimpin Indonesia untuk kedua kali. Karena Jokowi tidak berhasil. Sudah tidak laku lagi janji-janji memperbaiki negara ini dengan berbagai macam kartu. 

"Jutaan rakyat hadir di GBK Senayan karena ingin perubahan. Mereka datang sesuai perintah Allah SWT bahwa jagalah negeri ini jangan sampai dirusak secara total oleh pengkhianat -pengkhianat negeri yang kolaborasi dengan asing aseng," jelasnya.

Inginkan Perubahan

Pengamat politik dari Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminudin mengatakan, banyaknya peserta yang hadir di kampanye Akbar Prabowo - Sandiaga yang diisi dengan zikir, shalawat dan munajat menunjukan rakyat menginginkan perubahan. Kehadiran rakyat di GBK adalah mendemonstrasikan kohesifitas arus besar massa yang menginginkan perubahan kepemimpinan negeri ini. Apalagi ada kesamaan perasaaan yang meluas bahwa pemimpin nasional saat ini tidak pro rakyat bawah.

"Seperti ke kenaikan harga-harga sembako, listrik, BBM dan sebagainya. Pemimpin nasional saat ini juga tidak pro kepentingan rakyat karena mengizinkan impor besar-besaran mulai dari baja hingga tenaga kerja terutama dari Tiongkok," tegasnya.

Aminudin juga memaparkan, massa yang besar dan solid juga memperkuat sinyal kepada kubu status quo bahwa tindakan yang curang dalam Pilpres 2019 jug akan menimbulkan ketidakstabilan nasional. Contohnya, Amerika Serikat saja yang demokrasinya sudah maju tapi pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden langsung dilanda demo dan protes karena hasil Pilpres Amerika tidak dipercaya rakyat. 

Pungut Sampah

Dalam kampanye akbar ini, juga diterjunkan sejumlah relawan untuk memungut sampah yang biasanya bertebaran saat kampanye. Komunitas "Indonesia Tersenyum" menerjunkan sekitar 100 sukarelawan untuk membersihkan kawasan SUGBK, Jakarta, dari sampah, usai gelaran kampanye akbar capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Minggu.

Para sukarelawan komunitas pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 itu terlihat di berbagai titik sekitar SUGBK dengan membawa kantong plastik hitam berukuran besar.

1 Juta Orang 

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno mengaku sangat terharu akan banyaknya pendukung yang hadir dalam kampanye terbuka Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno hari ini, Minggu (7/4). Para pendukung hadir sejak dini hari, bahkan salat Subuh bersama.

"Lautan manusia pagi ini, saya haru biru, sudah hadir lebih dari satu juta yang ke GBK," kata Sandi saat menyampaikan sambutannya dalam kegiatan tersebut. 

Ia berharap kehadiran umat yang membeludak itu bisa mengantarkan kemenangannya bersama Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto.

"Insyaallah kita hadirkan Indonesia menang, Indonesia adil makmur," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sandi menyampaikan banyak sekali curhatan dari warga terkait mahalnya biaya hidup, dari mulai listrik hingga sembako. "Pengangguran terap dirasakan, harga jual malah mahal. Anjlok. Saya sampaikan bahwa Prabowo-Sandi akan menyelesaikan masalah ekonomi kita, saya ingin sampaikan suara rakyat yang jujur. Ayo kita bergerak, 17 april ke TPS. Tusuk Prabowo-Sandi," katanya.


#Pilpres #prabowo #sandiaga #umatislam

Komentar Anda
Komentar