Hello,

Reader

Dinilai Pecah Belah Anak Bangsa, FUIB Tolak Ijtima Ulama III
Dinilai Pecah Belah Anak Bangsa, FUIB Tolak Ijtima Ulama III

Jakarta, HanTer - Dinilai berpotensi memecah belah anak bangsa dan ditunggangi muatan politik, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) tegas menolak pelaksanaan Itjima Ulama III dan seluruh hasil keputusan yang dikeluarkannya.

"Ijtima Ulama III sudah ditunggangi muatan politik dan ambisi kekuasaan segelintir kelompok," kata Ketua Umum Forum Umat Islam Bersatu, Rahmat Hirman dalam konferensi pers dengan tema Kawal Demokrasi, Jaga Indonesia dan Stop Provokasi di Jalan Menteng Raya Nomor 58, Jakarta Pusat, Rabu (1/5/2019).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir perwakilan dar Jaringan Aliansi Aktivis Nasional (JARNAS), Forum Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (FMPI) dan Generasi Mahasiswa Nusantara (GMN).

Rahmat mengatakan, pesta demokrasi Pemilihan Presiden telah usai. Seluruh rakyat Indonesia juga telah menentukan pilihannya secara konstitusi di bilik suara masing-masing.

Dengan demikian, Rahmat mengajak seluruh elemen bangsa bersama menjaga Indonesia dan mengawal demokrasi hingga penetapan pleno KPU pada 22 Mei mendatang.

"Ijtima Ulama III kami nilai merupakan gerakan provokasi terhadap umat, sehingga layak ditolak," tegas Rahmat.

Diketahui, sejumlah ulama mulai memadati Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, untuk menghadiri Ijtima Ulama III, yang digelar hari ini.

Panitia Pelaksana Ijtima Ulama, Slamet Maarif mengatakan, acara yang digelar masih sesuai agenda awal, yakni pemaparan kecurangan pilpres dari tim pemenangan dan relawan pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, yang kemudian dilanjutkan dengan paparan dari ahli hukum, tata negara, dan politik.

Slamet mengungkapkan, di akhir kegiatan, ijtima akan memberi rekomendasi terhadap isu kecurangan ini. 

"Bagaimana solusi kami menghadapinya, supaya tidak bertentangan dengan syariat agama dan hukum konstitusional," kata Slamet.


#Fuib #ijtima #ulama #umat #islam

Komentar Anda
Komentar