Hello,

Reader

Pasca Pemilu 2019, Pemerintah Harus Fokus di Tiga Sektor Ekonomi
Pasca Pemilu 2019, Pemerintah Harus Fokus di Tiga Sektor Ekonomi

Jakarta, HanTer -  Dosen Kebijakan Keuangan Universitas Indonesia (UI) Fadli Hanafi mengatakan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan maka pemerintah perlu mendorong aspek industri agar benar-benar mampu menjadi katalisator pertumbuhan sektor manufaktur. Sehingga ekonomi bisa tumbuh lebih tinggi lagi pasca Pemilu Raya 2019.

“Pertumbuhan ekonomi kita masih relatif stagnan dikisaran 5 persen. Yang paling penting dari pertumbuhan ekonomi bukan persoalan angkanya. Walaupun pertumbuhan melambat namun harus Inklusif, berkualitas dan bisa dinikmati oleh semua orang,” ujar Fadli Hanafi dalam diskusi publik yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI) di kantor KMI, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Menurut Fadli, pasca Pemilu 2019,  siapapun presidennya maka tantangannya sama yaitu menjadikan Indonesia lebih kuat terhadap dinamika eksternal dan global. Apalagi saat ini Indonesia masih rentan oleh kenaikan suku bunga di AS, perang dagang antara AS dengan China dan dinamika global lainnya. Oleh karena itu, pemerintah harus fokus pada penguatan ekonomi domestik agar bisa bertahan dari dinamika ekonomi global dengan cara mendorong manufaktur.

“Jika merujuk pada data BPS, 3 dari 9 sektor utama yang harus diutamakan agar Indonesia ke depan lebih kuat yaitu meningkatkan sektor pertanian, industri dan perdagangan. Target pertumbuhan ekonomi ke depan memang bagus namun harus juga berfikir realistis,” imbuhnya.

Bima memaparkan, pertumbuhan ekonomi yang tumbuh terus, seharusnya secara otomatis akan membuat aktivitas ekonominya lebih sering tetapi yang terjadi saat ini ekonomi kita masih stagnan di 5 persen.

“Pemerintah sebaiknya membenahi beberapa kementerian yang dinilai sangat krusial terhadap perekonomian kita diantaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perekonomian dan Kementerian BUMN,” pungkasnya.


#Pemilu #ekonomi

Komentar Anda
Komentar