Hello,

Reader

50 Tahun Berlayar, Princess Cruises Manjakan Penumpang Asia Tenggara Berlayar ke Alaska
Princess Cruises berlayar ke Alaska/ dok
50 Tahun Berlayar, Princess Cruises Manjakan Penumpang Asia Tenggara Berlayar ke Alaska

Jakarta, HanTer - Impian setiap orang kaya tentu ingin bisa berlayar ke tempat-tempat istimewa, salah satunya Alaska menjadi destinasi wisata paling populer selama 2018. 

Maklum, hal ini berdasarkan penilaian Cruise Critic, anak perusahaan TripAdvisor yang menganugerahi Glacier Bay di Alaska sebagai “Destinasi Wisata Pesiar Terpopuler 2018”.

Cruise Lines International Association (CLIA) pada 2019 menyebut ada sekitar 1,3 juta wisatawan yang akan tiba dengan kapal pesiar menuju pelabuhan Alaska, seperti ibu kota Juneau, Skagway, Ketchikan dan Glacier Bay National Park yang merupakan bagian dari Alaska dan juga bagian dari situs warisan dunia seluas 25 juta hektar. 

Glacier Bay National Park pada dasarnya tidak memiliki jalan setapak, jadi berlayar adalah satu-satunya cara untuk mengunjungi daerah yang menakjubkan ini. 

“Alaska adalah salah satu destinasi paling spektakuler di bumi ini, terutama pada bagian pemandangan gleiser yang menakjubkan. Alaska menyajikan pengalaman visual tak tertandingi, sehingga tidak mengherankan jika menjadi perjalanan panjang luar benua Asia yang paling populer dipilih oleh para tamu kami dari Asia Tenggara, terutama tamu dari Indonesia, Singapura dan Malaysia,” kata Direktur kawasan Asia Tenggara, Princess Cruises, Farriek Tawfiek, Rabu (8/5/2019). 

Sedangkan 2019 ini menjadi tahun yang sangat istimewa bagi Princess Cruises karena merayakan 50 tahun pelayaran di Alaska. Perayaan tersebut diperingati dengan memperkenalkan jajaran hiburan terbaru, rangkaian wisata pantai dan sajian pilihan kuliner lezat. 

Princess Cruises telah membawa angka turis tertinggi, dibandingkan dengan penyedia pelayaran lainnya, yaitu dengan lebih dari lima juta tamu selama 50 tahun terakhir.

Program baru akan tersedia pada tujuh kapal pesiar Princess Cruises yang berlayar di Alaska untuk musim keberangkatan periode Mei hingga September 2019 yang menandai angka armada pesiar terbanyak dalam sejarah. 

Selain itu, kapal pesiar Royal Princess akan memulai debutnya, termasuk kapal pesiar berteknologi Princess MedallionClass yang akan pertama kalinya berlayar di Alaska.

Perangkat nirkabel seukuran koin OceanMedallion hadir dengan fitur teknologi nirkabel mutakhir untuk memberikan layanan personal melalui interaksi antar tamu dan kru yang lebih tanggap, meminimalisasi titik-titik layanan lemah, dan mendorong hiburan interaktif. 

Salah satu kegiatan paling populer adalah tur menggunakan helicopter ke lokasi gleiser sehingga tamu dapat merasakan pengalaman berjalan di atas es.  “Wisata pesiar ke Alaska terus berhasil membukukan penjualan tinggi dan secara konsisten menjadi destinasi pilihan bagi para turis berpengalaman, terutama keluarga dari Indonesia,” tambah Farriek.


#Alaska #Princess #Cruises #50 #Tahun

Komentar Anda
Komentar