Hello,

Reader

Ratusan Balita Kehilangan Rumah
Pengungsi warga Kampung Bandan
Ratusan Balita Kehilangan Rumah

Jakarta, HanTer— Sekitar 400 balita kehilangan tempat tinggal dan terpaksa tinggal di tenda pengungsian akibat kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah di Kampung Bandan, RW05, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (11/5/2019).

"Jumlah balita mencapai sekitar 400 jiwa," kata Camat Pademangan Mumu Mujtahid, di lokasi kebakaran, Sabtu.

Mujtahid menerangkan kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 450 bangunan semipermanen. Dengan rincian penduduk di antaranya sebanyak 110 KK di RT 11, 176 KK di RT 12, dan 114 KK di RT 13.

Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau yang turut dalam peninjauan di lokasi kebakaran, menginstruksikan agar bantuan diprioritaskan kepada para lansia. "Petugas dikerahkan untuk mendata korban, terutama lansia. Kami akan salurkan bantuan kepada mereka secepatnya," kata Syamsudin.

Relokasi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan belum ada rencana relokasi bagi korban kebakaran di Kampung Bandan RW05, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Dalam wawancara dengan media di lokasi kebakaran, Anies mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar rapat dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) selaku pemilik sah mayoritas lahan di lokasi kebakaran sebelum memutuskan bagaimana lahan tersebut akan di kelola.

"Sekarang masih pakai tenda dahulu sambil nanti kami bicara dengan PT KAI terkait dengan rencana wilayah ini sekaligus rencana untuk masyarakat yang menjadi korban di sini," ujar Anies.

Anies mengatakan bahwa pihaknya akan segera menggelar rapat dengan PT KAI untuk secapatnya menentukan arah penataan lahan tersebut.

"Mungkin pada hari Senin atau Selasa kami akan bicara dengan PT KAI yang secara resmi memiliki banyak lahan di tempat ini untuk melihat secara detail situasi dan rencana ke depannya," kata Anies.

Dalam kesempatan itu, Anies juga meminta masyarakat untuk segera melapor kepada petugas apabila ada surat-surat atau dokumen penting yang terbakar.

"Semua surat yang dipegang warga itu ada dokumen aslinya ada di pemerintah, baik sertifikat, KTP, atau KK. Jadi, jangan khawatir selama datang dengan bukti-bukti lengkap, insyaallah, akan diberikan penggantinya," kata Anies. 


#KampungBandan

Komentar Anda
Komentar