Hello,

Reader

Pengungsi Kampung Bandan Membutuhkan Pakaian Dalam 
Anak-anak Kampung Bandan korban kebakaran
Pengungsi Kampung Bandan Membutuhkan Pakaian Dalam 

Jakarta, HanTer -- Pengungsi kebakaran Kampung Bandan mengeluhkan kurangnya bantuan sandang berupa pakaian dalam dan membutuhkan perlengkapan bayi meski kebanjiran bantuan pakaian luar.

"Bantuan alhamdulillah sangat mengalir, hanya saja sekarang kita kekurangan pakaian dalam, kalau pakaian luar banyak, ini pakaian dalam sama sekali tidak ada. Warga juga butuh perlengkapan bayi," kata Ketua RT11/05, Sugeng, di lokasi pengungsian, Rabu.

Menurutnya, saat ini warga kekurangan perlengkapan bayi seperti popok, selimut dan baju bayi. Menurut data yang dihimpun oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara ada sekitar 400 balita yang ikut terdampak kebakaran di Kampung Bandan.

Meski ada kekurangan, Sugeng mengatakan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran di Kampung Bandan, sangat cukup. "Selain pakaian dalam, pakaian kita cukup, makanan cukup, air bersih juga sudah ada, air minum pun juga sangat cukup," tutur Sugeng seperti dilansir Antara.

Lokasi pengungsian utama korban kebakaran Kampung Bandan terletak di Ruko Grand Boutique yang berada tepat di sebelah lokasi kebakaran.

Di lokasi tersebut terdapat tujuh tenda pengungsi yang disediakan oleh berbagai instansi antara lain Polres Metro Jakarta Utara dan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara.

Sejumlah dapur umum dari berbagai organisasi juga berdiri di lokasi pengungsian dan hingga sore ini bantuan dalam berbagai bentuk juga masih berdatangan.

Pemerintah Kota Jakarta Utara juga menjamin makanan sahur dan takjil untuk pengungsi selama tujuh hari sejak terjadinya kebakaran pada Sabtu malam.

Kebakaran yang menghanguskan 450 rumah di Kampung Bandan RW 05, Ancol, Pademangan, pada Sabtu, diketahui telah membuat lebih dari 3.500 jiwa terpaksa tinggal ditempat pengungsian.

Dibangun Rusun 

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan untuk penanganan jangka panjang lokasi bekas kebakaran di Kampung Bandan, Jakarta Utara akan dibangun rumah susun.

"Penanganan jangka panjang terkait pemukiman di sana, lahan itu satu hektare milik PT. Kereta Api Indonesia (KAI),  jadi tadi Direktur Aset PT. KAI ikut dalam rapim dan kita menyepakati bahwa akan dibangunkan pemukiman di sana," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa.

Pembangunan rusun tersebut bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT. Sarana Jaya.

Pemukiman yang dibangun tersebut nantinya dapat dipakai oleh warga di Kampung Bandan yang mengalami musibah kebakaran pada hari Sabtu (11/05).

"Jadinya solusinya bukan mereka dipindahkan keluar dari Kampung Bandan, tapi solusinya jangka panjang akan disiapkan hunian untuk di lokasi sekarang terkena api itu. jadi ukurannya sekitar satu hektar tepatnya 1,08 hektare," kata Anies.


#KampungBandan

Komentar Anda
Komentar