Hello,

Reader

Mampu Sikat Peredaran Narkoba dari Lapas; Irjen Arman Depari Layak Jadi Dirjen PAS
Mampu Sikat Peredaran Narkoba dari Lapas; Irjen Arman Depari Layak Jadi Dirjen PAS

Jakarta, HanTer -  Pengendalian narkotika di Indonesia yang masih dilakukan narapidana dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (lapas), harus segera diberantas. Dengan memutus pengendalian dari penjara itu, dinilai bisa menciptakan Indonesia bebas narkoba.

Sosok Irjen Arman Depari dianggap yang pantas untuk memberantas peredaran narkotika yang hingga kini masih dikendalikan dari balik jeruji besi. Jenderal bintang dua ini dinilai layak untuk menduduki posisi Direktur Jenderal Pemasyarakatan (dirjen PAS) agar tak ada lagi narkotika masuk ke Indonesia.

Dorongan inilah yang diharapkan publik untuk penanganan masalah narkotika yang sudah dalam tahap tingkat darurat. Pasalnya, masuknya narkoba ke Indonesia dapat dilakukan dengan mudah oleh para napi, meski mereka berada dibalik jeruji besi.

Ketua umum Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM), Jefry Tambayong yang menilai Deputi Pemberantasan BNN bisa memberikan langkah nyata itu. Pasalnya, buruh ketegasan dari seorang pemimpin yang peduli akan nasib generasi muda. 

"Apalagi saat ini basic pak Arman yang menangani masalah narkoba, dirasa pantas menduduki posisi tersebut," katanya, Rabu (15/5/2019).

 
Dikatakan Jefry, langkah itu harus segera diambil karena selama ini 90 persen pengendalian narkoba ada didalam lapas. Meski sudah terbukti, namun belum ada tindakan nyata untuk segera memberangus napi yang menjadi pengendali itu. 

"Ini yang harus segera di ubah untuk menghentikan pengiriman narkotika ke Indonesia," tegasnya.

Menurut Jefry, sosok Arman yang merupakan jenderal bintang dua polisi, dirasa bisa mengatasi masalah itu. Karena bukan hanya pengendali yang nantinya akan ditindak, oknum sipir yang juga ikut membantu bandar pastinya akan hilang. "Karena yang saya lihat selama ini juga, pemberantasan narkotika masih setengah hati," tambahnya.

Dengan masuknya anggota bhayangkara ke dalam tubuh kementerian hukum dan HAM, pastinya akan memudahkan kordinasi. Apalagi, saat ini, polisi, TNI, hingga bea dan cukai, terus berupaya memberantas upaya penyelundupan yang dilakukan para bandar. 

"Kalau di hulu sudah dikunci, dibawahnya tak akan bisa bergerak. Dengan begitu, peredaran narkotika di Indonesia akan semakin sedikit," ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Irjen Arman Depari menanggapi santai atas dorongan yang disampaikan publik. Menurutnya, saat ini ia masih fokus untuk memberantas narkotika di BNN. 

"Namun kalau negara memanggil, saya siap untuk melanjutkan tugas memberantas narkoba dari dalam lapas," tegasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Wakil Ketua Umum Bidang Investigasi DPP Partai Gerindra, Fauka Nurfarid yang mendesak untuk segera dilakukan pembenahan di kemenkumham. Pasalnya, bila terus dibiarkan, masalah ini akan terus muncul tanpa adanya penyelesaian. 

"Menteri Hukum dan HAM harus segera mencopot dirjen PAS. Kalau memang tidak bisa, presiden Jokowi yang harus bertindak untuk mencopot dirjen PAS," katanya kemarin.


#Atal #DEpari

Komentar Anda
Komentar