Hello,

Reader

Kawasan Medan Merdeka Disterilkan, Tim Hukum Jokowi Siapkan Kejutan Bantah Dalil Prabowo
Istimewa
Kawasan Medan Merdeka Disterilkan, Tim Hukum Jokowi Siapkan Kejutan Bantah Dalil Prabowo

Jakarta, HanTer - Sekitar pukul 08.00 WIB, Tim Kuasa Hukum Capres 01 Jokowi - Maruf, Yusril Ihza Mahendra dan timnya telah memasuki Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta. Tim yang diboyong Yusril berjumlah sekitar 9 orang. 

Sebelum memasuki Gedung MK, Yusril menyatakan siap untuk memberikan jawaban dari termohon. "Kami siap," ujar Yusril singkat di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Sementara itu Sekretaris Tim Kuasa Hukum Jokowi-Ma'ruf, Ade Irfan Pulungan mengaku pihaknya menyiapkan kejutan untuk membantah dalil gugatan perselisihan hasil pemilihan umum yang diajukan Prabowo-Sandi melalui MK. "Kami mempunyai kejutan-kejutan dalam membantah dalil itu," kata Ade Irfan Pulungan di Jakarta, Senin.

Dia menekankan dalam faktanya selama Pemilu, kubu Prabowo yang kerap melakukan perbuatan melanggar hukum. "Seperti kasus Ratna Sarumpaet, hoaks tujuh kontainer, serta provokasi emak-emak," jelas dia.

Dijaga Ketat

Pantauan Harian Terbit, sejumlah polisi telah bersiaga baik di dalam maupun luar Gedung MK.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pengamanan sidang sengketa Pilpres 2019 untuk hari ini di (MK, sama seperti sidang sebelumnya.

"Iya, sama seperti sidang sebelumnya. Baik itu jumlah personil dan strategi pengamanan," ujar Argo kepada Harian Terbit di Jakarta, Selasa (18/6/2019) pagi.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan penutupan di depan MK dan juga beberapa ruas jalan, khususnya di sekitar Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat sejak semalam.

"Sudah dilakukan rekayasa lalu lintas dan di depan MK kita tutup seperti sidang pertama, semua harus steril. Penutupan sudah dilakukan tadi malam, seluruh personil sudah berjaga dibantu TNI,” ungkapnya.

Selain itu di depan MK harus steril dan tidak bisa dilalui. Karyawan yang berada di sekitar area, bisa tetap melakukan aktivitasnya seperti biasa. 

KPU Siap

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari mengatakan, pihaknya juga siap memberikan jawaaban atas pertanyakan yang diajukan termohon yakni Tim Kuasa Hukum 02 Capres Prabowo - Sandiaga dalam sidang sengketa Pilprres 2019. 

"Semua yang dituduhkan akan kita jawab," tegas Hasyim di Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Menurutnya, sebagai lembaga penyelenggara pemilu a jawaban yang akan diberikan KPU akan relevan dengan urusannya KPU. Oleh karenanya jawaban yang akan diberikan berdasarkan data dan alat bukti yang yang dimiliki oleh KPU. Seperti apa yang ada kaitannya dengan argumentasi pemilu. 

"Karena pada dasarnya barang siapa yang mendalilkan harus membuktikan. Misalkan ada yang mengatakan ada 17,5 juta pemilih siluman. Maka kami harus membuktikan enggak bener itu.  17,5 juta itu bukan siluman memang pemilih beneran maka kami harus membuktikan bahwa itu pemilih beneran," tegasnya.


#Sidang #mk #pilpres #bpn #prabowo-sandi #TKN #jokowi

Komentar Anda
Komentar