Hello,

Reader

Ini Daftar Milenial yang Layak Dipertimbangkan Jokowi
Ini Daftar Milenial yang Layak Dipertimbangkan Jokowi

Jakarta, HanTer - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan memprioritaskan anak muda dari kalangan generasi milenial untuk mengisi pos Kementerian di Kabinet Kerja jilid 2. Wacana yang dilontarkan pria kelahiran Solo ini bukan tanpa alasan. Jokowi berpandangan situasi global yang bergerak begitu cepat dan dinamis sehingga dibutuhkan figur yang lebih kreatif, inovatif serta adaptif agar Indonesia mampu memenangi persaingan di pentas dunia. 

Pengamat politik dari Universitas Bunda Mulia (UBM) Silvanus Alvin mengatakan, keputusan Jokowi memberikan ruang bagi generasi milenial patut diapresiasi. Karena yang dilakukan Jokowi sangat baik untuk regenerasi pemimpin Indonesia ke depannya. 

Hanya saja Jokowi jangan asal memilih untuk merekrut seseorang masuk dalam kabinet mendatang. Jangan lagi Jokowi melakukan kabinet coba-coba.

"Kalau saya melihat pemilihan menteri sepenuhnya hak presiden. Boleh saja memilih menteri dari kalangan anak muda. Tapi, harus dilihat dulu apakah mereka memang kandidat yang tepat. Ada atau tidak pengalaman dalam memimpin sebuah kementerian. Jangan sampai yang jadi menteri lagi-lagi orang titipan. Akibatnya pemimpin kalangan muda hanya jadi pemanis saja," ujar Silvanus di Jakarta, Rabu (19/6/2019).

Silvanus menuturkan, harus tepat menjadikan seseorang masuk kabinet karena di periode kepemimpinanya Jokowi akan mengendepankan pembangunan SDM yang unggul terlebih dalam menghadapi era disrupsi dampak revolusi industri 4.0 yang mencapai 3.000 kali lipat dari revolusi industri pertama. Oleh karena itu kabinet mendatang  membutuhkan warna baru serta menteri-menteri dengan kemampuan yang cepat menyesuaikan jaman.

Terkait di antara anak muda itu yang akan masuk kabinet Jokowi, Ketua Jubir Milenial Jokowi Muhammad Indraputra, Tsamar Armany politisi PSI, Abraham Sridjaja politisi Golkar sekaligus ketua relawan Jokowi yang tergabung dalam 'Kita Satu'  Jawa Timur serta Prananda Paloh politisi Nasdem yang juga Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem, Silvanus menilai, nama - nama anak muda tersebut adalah yang mendukung Jokowi. Oleh karena itu jangan sampai Jokowi terjebak politik balas budi.

Anak - anak muda tersebut sangat layak dipertimbangkan oleh Jokowi masuk ke dalam kabinet milenial. Terlebih mereka juga dianggap sukses bertarung memenangkan Jokowi dalam Pilpres 2019 dengan perannya masing-masing terutama dalam merebut hati pemilih dikalangan milenial

"Perlu diperbanyak dan diberi ruang. perlu pula dimentori. Anak muda itu gas, tapi ada yang senior sebagai rem untuk hati-hati. Karena bagaimanapun juga anak muda adalah masa depan Indonesia. Bila negara lain sudah memberi posisi sekelas menteri pada anak muda. Indonesia pun harus memberikan kesempatan yang sama.
Sekali lagi, yang dipilih haruslah yang benar - benar kompeten," kata dia.

Sekedar informasi, M Pradana Indrapurtra (26) atau yang akrab disapa Dana ini aktif memenangkan duet Jokowi-KH Maruf Amin melalui relawan 'Jubir Milenial Jokowi-Amin' serta menjadi pendiri sekaligus ketua umum Kita Satu. Kita Satu merupakan ujung tombak TKN Jokowi-Ma’ruf dalam menggarap segmen pemilih milenial.

Selanjutnya, ada Tsamara Amany (22). Politisi PSI ini sangat lantang berargumentasi melawan narasi yang dilontarkan oleh kubu penantang Jokowi terutama dalam melawan ujaran kebencian dan berita hoax yang merugikan Jokowi. 

Kemudian ada nama Abraham Sridjaja. Berkat tangan dinginya sebagai Ketua Kita Satu Jawa Timur ia berperan besar memenangkan Jokowi-Maruf Amin ddngan menyasar suara kaum milenial. 

Selain itu, Abraham juga dikenal sebagai sosok anak muda pekerja keras terutama dalam mengentaskan masalah kemiskinan dan pendidikan. Belum lama ini dia berhasil membuka 1309 titik pelatihan lapangan pekerjaan di Surabaya - Sidoarjo untuk masyarakat yang belum memiliki pekerjaan memiliki keterampilan di perusahaan-perusahaan besar. 

Konsistensinya mengentaskan kemiskinan dan kebodohan menjadikan ia sebagai seorang advokat dan pengusaha muda yang meraih penghargaan sebagai 10 Pemuda Terbaik Indonesia di katagori Humanitarian and/or Voluntarily Leadership. Prestasi tersebut diperoleh dari Junior Chamber International Indonesia yang menggelar Ten Outstanding Young Person Award (TOYP). 

Nama terakhir yang bisa menjadi pilihan Jokowi adalah Prananda Paloh. Bersama Nasdem dan Gerakan Pemuda Nasdem ia juga sukses mengantarkan Jokowi menjadi Presiden di periode 2.


#Pilpres #jokowi #menteri #milenial

Komentar Anda
Komentar