Hello,

Reader

Menuju KONI 1, Muddai Madang Optimis Kalahkan Marciano Norman
Muddai Madang (kanan/ist)
Menuju KONI 1, Muddai Madang Optimis Kalahkan Marciano Norman

Jakarta, HanTer - Muddai Madang yang maju mencalonkan diri menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat periode 2019-2023 optimis mampu mengalahkan kandidat lain sebagai pesaingnya. Salah satunya Marciano Norman yang sebelumnya menahkodai Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI).

Keyakinan itu tak lepas setelah ia mengklaim telah mendapatkan dukungan dari 36 anggota KONI Pusat, mulai dari cabang olahraga (cabor) serta KONI Provinsi. Namun, dirinya tak ingin menyebutkan PB dan KONI Provinsi mana saja yang mendukungnya. Namun, Muddai siap bersaing dalam perebutan kursi di induk olahraga Indonesia tersebut.

"Hari ini saya serahkan berkas-berkas dan saya bawa dukungan atau suara untuk mencalonkan sebagai Ketum KONI Pusat," kata Muddai yang saat ini juga menjabat wakil ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) usai menyerahkan berkas pendaftaran kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan KONI Pusat di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

"Kami sudah mendapatkan dukungan 24 cabor dan 12 KONI Provinsi. Tak etislah kalau kita sebutkan siapa yang memberikan dukungan kepada saya. Kita harus menjaga marwah olahraga, sportifitas dan persahabatan. Yang jelas saya sudah mendapatkan kendaraan untuk bertarung di Musornaslub nanti."

”Yang namanya olahraga itu kan harus bertarung dan saya sudah mantap untuk menghadapi pertarungan ini tetapi dilandasi dengan jiwa sportifitas. Dalam olahraga itu juga kan hanya mengenal kalah dan menang, dan kita harus siap kalah dan menang," sambung dia.

Setelah ini, mantan ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Selatan itu akan melakukan konsolidasi dengan tim pemenangan, lalu meyakinkan anggota dengan visi dan misi yg sudah pernah disampaikannya. Tapi, dia menjelaskan ada 2 hal yang paling utama, yaitu pentingnya mengusahakan KONI dan Olahraga Indonesia lebih mandiri dengan menjadikan olahraga sebagai Industri.

"Untuk jadi industri itu butuh tahapan, tapi intinya kalo mau jd industri hrs ada dua kondisi yg harus terpenuhi yaitu Olahraga harus berkualitas dan kedua yaitu kemasannya hrs menarik dan mengundang minat masyarakat. Visi kedua, harus harmonis sesama pemangku lembaga Olahraga dan pemerintah. Koni juga harus profesional dan berintegritas," pungkasnya.

Sehari sebelumnya, Marciano Norman juga sudah menyerahkan formulir pendaftaran calon ketua umum KONI Pusat periode 2019-2023. Dia mengklaim sudah melebihi dari jumlah yang dipersyaratkan itu. Seperti diketahui persyaratan minimal bakal calon adalah minimal 21 cabor dan 10 KONI Provinsi.


#KONI #ketua #muddaimadang #marciano

Komentar Anda
Komentar