Hello,

Reader

Kasus Bau Ikan Asin, Tiga Saksi Berpotensi Jadi Tersangka
Kabid Humas Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono
Kasus Bau Ikan Asin, Tiga Saksi Berpotensi Jadi Tersangka

Jakarta, HanTer - Kasus pencemaran nama baik atau fitnah kepada Fairuz A. Rafiq semakin meruncing, dimana pihak kepolisian bakal mengusut tuntas kasus yang perbincangan publik ini.

Kabid Humas Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, mengungkapkan, mengenai kasus "Bau Ikan Asin" yang menyerang pribadi Fairuz terus bergulir.

Mantan Kabid Humas Polda Jatim ini menerangkan, dalam waktu dekat bakal ada gelar perkara soal kasus tersebut yang menyeret nama Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami.

"Setelah penyidik mendapatkan keterangan dari ahli, dan penyidik akan gelar perkara," ujar Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2019).

Selain itu, tiga orang yang dilaporkan oleh Fairuz A. Rafiq berpotensi menjadi tersangka. Namun untuk saat ini ketiganya masih berstatus sebagai saksi.

"Jadi potensi tersangka ada, ada potensi tersangka di sana," ujar Argo lagi.  "Jadi disini mereka masih jadi saksi terlapor," beber Argo.

Kendati demikian, untuk memastikan status dari ketiga saksi ini, pihak kepolisian masih memeriksa peran mereka. Saat ini, baik Rey Utami dan Pablo Benua tengah menjalani pemeriksaan. Sedangkan Galih Ginanjar telah diperiksa pada 5 Juli lalu yang memakan waktu hingga 13 jam.

"Iya bisa (tersangka), semua bisa terjadi. Kita lihat bukti-bukti apa dan fakta-fakta hukumnya barang buktinya apa," tegasnya.

Seperti diketahui, Fairuz A. Rafiq mempolisikan Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua, yang awal kasus ini akibat ucapan vagina bau ikan asin yang dilontarkan Galih Ginanjar di konten YouTube Rey Utami dan Pablo Benua.

Ketiganya dituduh melanggar pasal 27 ayat 1 ju Pasal 43 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 3 Ju Pasal 45 Ayat 1 UU RI No. 19 tahun 2016 tentang ITE dan atau pencemaran nama baik dan atau fitnah Pasal 310 dan 311 KUHP.
 


#IkanAsin #FairuzARafiq

Komentar Anda
Komentar