Hello,

Reader

Doso Agung: Pelindo III Jamin Kelancaran Operasional TPKS
Doso Agung: Pelindo III Jamin Kelancaran Operasional TPKS

Jakarta, HanTer - Direktur Utama Pelindo III Doso Agung menjamin pelayanan operasional bongkar muat di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, berjalan lancar. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers terkait insiden tertabraknya satu unit container crane (CC) atau derek peti kemas oleh kapal MV. Soul of Luck, pada Minggu (17/4) petang kemarin. 

“Ada 2 tahap yang akan dilakukan untuk menormalkan kembali operasional di TPKS yaitu pertama pada saat proses evakuasi CC 03 (selama 4-5 hari ke depan) memastikan semua layanan jadwal tambat kapal internasional (windows schedule) tidak ada yang pindah hari, hanya bergeser jam,” katanya dalam konferensi pers bersama insan maritim Pelabuhan Tanjung Emas, di Kantor Pelindo III Regional Jawa Tengah, Semarang, Senin (15/7). 

Tahap kedua yaitu memindahkan CC 08 dari dermaga utara ke dermaga selatan, yang membutuhkan waktu kira-kira 2 minggu pasca-kejadian. Sehingga jadwal jadwal pelayanan kapal petikemas internasional dan domestik di TPKS akan beroperasi normal seperti sedia kala.  

“Apabila setelah relokasi CC tersebut terjadi penurunan kinerja pada terminal domestik akan dilakukan penambahan peralatan, sebalum CC pengganti tiba,” tambah Doso Agung. 

Doso Agung memperkirakan kerugian secara keseluruhan akibat kejadian tersebut bisa mencapai Rp60 miliar. Namun, ini baru perkiraan awal.
           
Murni Kecelakaan

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Emas, Ahmad Wahid, mengungkapkan, meski semua pihak harus menunggu hasil dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab dari insiden di TPKS, namun berdasarkan analisa awal dan mendengar pengakuan saksi-saksi mata, kemungkinan besar adalah karena gagal berfungsinya mesin kapal MV. Soul of Luck untuk melambatkan laju kapal, ketika bermanuver di kolam pelabuhan sehingga tetap melaju menabrak dermaga dan CC.      

Sedangkan Dua kapal tunda yang mencoba membantunya saat itu pun gagal memperlambat karena jarak dengan dermaga sudah terlampau dekat, sehingga benturan dengan crane tidak dapat dihindari. “Ini murni kecelakaan, tidak ada kesengajaan dan kelalaian,” katanya. 

Hal positif juga diungkapkan oleh Ketua DPC INSA Semarang Ridwan, pihaknya mengapresiasi respon cepat dan kompak dari KSOP dan Pelindo III untuk mengatasi insiden tersebut.  

“Hanya butuh 3 jam untuk kembali beroperasi normal atau sekitar setengah sembilan malam sudah dikerjakan lagi. Ketika insiden terjadi juga ada kapal anggota kami lainnya yang sedang bongkar muat. Semua akhirnya lancar,” jelasnya.


#Pelindo #pelabuhan

Komentar Anda
Komentar