Hello,

Reader

Meriahkan HUT RI Ke-74, Lapas Cipinang Gelar Tari Kolosal
Meriahkan HUT RI Ke-74, Lapas Cipinang Gelar Tari Kolosal

Jakarta, HanTer - Menyambut HUT RI ke-74 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur menggelar tari kolosal dengan melibatkan 600 peserta. Enam ratus peserta tersebut terdiri dari 500 peserta dari warga binaan dan 100 peserta dari pegawai Lapas Cipinang. Dalam tarian kolosal tersebut para peserta juga akan menyanyikan lagu berjudul "Mari Kita Bekerja".

Kalapas Kelas 1 Cipinang, Hendra Ekaputra mengatakan, gelaran tari kolosal merupakan perintah dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM. Tari kolosal akan digelar pada Kamis (15/8/2019) besok dari pukul 8.30 WIB. Tari kolosal juga akan digelar serentak di seluruh Lapas yang ada di Indonesia. Gelaran tari kolosal akan mendapatkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Selain tari kolosal juga akan digelar pertandingan gaple, billiar, kuis siapa berani yang aman diikuti seluruh pegawai Lapas Kelas 1 Cipinang," ujar Hendra Eka Putra kepada Harian Terbit, Selasa (13/8/2019).

Hendra mengungkapkan, selain itu akan juga digelar pertandingan bola voli, dan tenis meja. Dan yang terpenting untuk menghayati peringatan HUT RI akan digelar upacara bendera. Uniknya peserta upacara akan mengenakan baju adat dari masing - masing daerah. Hendra memaparkan beragam acara atau peringatan untuk menyambut HUT RI ke-74 mengusung konsep "Dari Kita Untuk Kita."

Oleh karena itu dalam beragam acara tersebut juga melibatkan pegawai dan warga binaan Lapas Kelas 1 Cipinang. Alasannya, dalam perjalanan karir hidup setiap orang tidak akan bisa terlepas dari silaturahmi. Apalagi para warga binaan juga jauh dari sanak keluarga sehingga perlu adanya suatu pendekatan yang harus diterapkannya. Hendra mengaku saat ini pihaknya menganut pendekatan berupa Manajemen Keluarga agar tidak terjadi masalah di Lapas Kelas 1 Cipinang.

"Dengan kapasitas 850 penghuni gimana cara bikin tenang orang. Karena ketika sudah masuk lapas akan banyak konflik kepentingan. Makanya kita terapkan pelayanan. Yang sakit kita bawa ke  Rumah Sakit Pengayoman. Semua pelayanan tanpa dipungut bayaran alias gratis. Bahkan kita juga kasih beras untuk mendekatkan diri kita semua. Untuk Idul Adha kemarin, kita juga potong 7 ekor sapi dan 31 kambing. Seluruh warga binaan makan bersama - sama," tandasnya.


#Lapas #cipinang #napi #hut #kemerdekaan

Komentar Anda
Komentar