Hello,

Reader

Pengamat Ragu Mobil Esemka Merupakan Karya Anak Bangsa
Pengamat Ragu Mobil Esemka Merupakan Karya Anak Bangsa

Jakarta, HanTer - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan pabrik mobil Esemka yang dihadiri oleh beberapa Menteri pada Jumat (6/9/2019). Dalam peresmian itu, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) akan meresmikan produk pertamanya yaitu mobil Esemka Bima berjenis pick up (Pikap).

Namun selain Bima, ternyata ada tiga jenis mobil lain juga ada dalam peresmian tersebut, ketiganya berjenis SUV, diberi nama Garuda1, Rajawali dan Moose dengan body bongsor yang bakal menjadi pesaing bagi Pajero Sport maupun Fortuner.

Pengamat ekonomi politik, Ichsanuddin Noorsy, mengaku ragu jika mobil itu merupakan karya anak bangsa Indonesia sebab identik dengan mobil produksi Foday untuk line up SUV, Garuda 1 dan produksi Changan Automobile dengan line upnya Star Truck untuk Pikap yang mirip Esemka Bima.

Untuk diketahui, kabar miring tentang mobil-mobil Esemka sudah merebak sejak tahun 2018 lalu. Mobil ini disebut-sebut hasil rebranding mobil China. Bahkan situs detik pernah mengungkap bahwa kabar mobil Esemka yang mirip mobil China mencuat setelah sebuah mobil SUV tertangkap kamera sedang diangkut di atas truk pada awal 2018.

Mobil itu bertuliskan 'Esemka' di sebelah kiri dan 'Garuda 1' di kanan, banyak menyebut bahwa inilah mobil Esemka yang telah lama dinanti warga Indonesia.

Sindir Jokowi

Wakil DPR RI Fadli Zon menyindir Presiden Jokowi yang baru saja resmi meluncurkan mobil pikap Esemka Bima di Boyolali, Jawa Tengah yang merupakan produksi PT Solo Manufaktur Kreasi.

Fadli menilai, mobil Esemka yang diresmikan Jokowi tersebut bukanlah produk mobil nasional.  "Saya baca Esemka itu tidak ada kaitannya dengan Esemka-nya Pak Jokowi ya dan Esemka yang diresmikan sekarang ini bukan mobil nasional. Jadi mungkin mereknya aja kali sama," kata Fadli di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

"Kita lihat kontennya itu mobil Esemka dalam negeri atau mobil yang dibangun di Indonesia, saya dengar banyak partikel komponennya itu bukan komponen lokal," terang dia.

Ia meminta agar Jokowi secara terbuka menerangkan asal muasal mobil Esemka tersebut. Tak hanya itu, Wakil Ketua Umum Gerindra ini juga menduga Esemka merupakan mobil rakitan yang komponennya mayoritas berasal dari China.

"Nah itu harus terbuka lah transparan tapi saya kira kejujuran bahwa itu bukan mobil nasional itu menandakan bahwa ini bukan komponen nasional yang mayoritas. Siapa tahu ini mobil dari China sama dibikin di Indonesia, dirakitkan siapa tahu gitu. Kalau gitu mah semua orang juga bisa," katanya. 

Sebelumnya, Direktur Utama PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) produsen mobil Esemka, Eddy Wirajaya memastikan bahwa mobil Esemka bukan mobil nasional. Melainkan mobil karya anak bangsa atau buatan dalam negeri.

Hal itu disampaikan Eddy saat memberikan sambutan dalam peluncuran produk dan tempat perakitan di Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (6/9/2019).

Eddy menerangkan, mobil PT SMK merupakan perusahaan nasional yang 100 persen dimiliki oleh swasta.

Jangan Mengulang 

Pengamat ekonomi Hisar Sirait berharap mobil Esemka yang diresmikan Presiden Jokowi jangan sampai mengulangi kesalahan proyek mobil nasional di era Orde Baru. Proyek mobil nasional waktu itu mengalami kegagalan.

"Bicara mengenai industri otomotif, sebetulnya banyak faktor keterkaitannya, antara lain faktor komitmen penuh pemerintah untuk memberikan banyak hal terkait dengan pengembangan industri mobil. Proyek mobil nasional pertama yang gagal pada beberapa dekade lalu karena menjalankan komitmen secara setengah-setengah alias parsial," kata Hisar Sirait di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Kalau Indonesia mau mengembangkan dan memperkuat industri mobil secara mandiri, menurut Hisar Sirait, harus ada teknologinya, melibatkan industri karet untuk menghasilkan bannya dan berbagai macam industri yang berkaitan dengan otomotif.

"Faktor berikutnya, yakni daya saing dari produk yang dihasilkan," ucapnya.


#Esemka #jokowi

Komentar Anda
Komentar