Hello,

Reader

Langkah Anies Manjakan PKL Patut Diaperisasi
Langkah Anies Manjakan PKL Patut Diaperisasi

Jakarta, HanTer - Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berencana mengizinkan dan memanjakan Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan di atas trotoar Ibu Kota mendapat dukungan berbagai kalangan. Namun, hal tersebut dinilai perlu pengawasan.

"Nasdem juga berpikir bahwa trotoar itu multifungsi ya, tidak hanya digunakan untuk pejalan kaki. Kita jangan berpikir sama antara pagi dengan malam. Trotoar bisa dong dipakai buat orang berdagang, apa masalahnya? Apakah harus eksklusif digunakan pejalan kaki saja? Tidak," kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andriano seusai menemui Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (9/9/2019).

Guna merealisasikan kebijakan tersebut, sambung Wibi, ada peluang anggota Dewan Kebon Sirih untuk revisi pasal 25 ayat (1) Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, agar PKL bisa menjajakan dagangan di trotoar.

"Ya tentu (bisa revisi Perda, red). Dan itu juga kan ada di Undang-Undang UMKM ya, otonomi daerah mengenai penggunaan dari trotoar itu. Tidak sendirian mutlak dalam hal itu. Ini yang akan kita menjadi pembahasan serius dulu," terang dia.

Wibi menuturkan, tempat bagi pejalan kaki di Jakarta harus dimanfaatkan oleh warga Ibu Kota. Termasuk, untuk berdagang. "Jadi jangan stagnan pada satu pemikiran saja," terang dia.

Aturan Jelas

Tak hanya Fraksi NasDem DPRD DKI, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta juga mendukung rencana tersebut. Namun, pihak PKS meminta Anies untuk membuat aturan yang jelas.

"Yang penting itu soal penataan, yang penting itu adalah dalam kerangka penataan," kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurahman Suhaimi di Jakarta, Senin (9/9/2019).

Suhaimi melanjutkan, wacana PKL mendapatkan ruang di tempat pejalan kaki tersebut tak menghapus fungsi dari trotoar yakni mengistimewakan para pejalan kaki untuk melintas. "Juga tidak menghilangkan dari fungsi utamanya trotoar," tutur eks calon Wakil Gubernur (Wagub, red) DKI Jakarta.

Selanjutnya, kata Suhaimi, perizinan PKL menempati trotoar tidak mengurangi tingkat keindahan kota Jakarta. "Ya berarti dari satu sisi itu dalam rangka penataan kemudian keindahan dan kebersihannya juga dijaga," jelas Suhaimi.

Suhaimi menegaskan, Partai pendukung Anies-Sandi Pilkada 2017 lalu tak mempersoalan rencana Anies yang memanjakan PKL menjajakan dagangan di trotoar. Ia pun menyakini bahwa langkah itu merupakan penataan trotoar di Jakarta.

"Saya kira tidak mengapa ketika itu dalam konteks penataan, dan pasti harus ada aturan sehingga yang diatur jadi rapi gitu," tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya bakal memberikan izin kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan di trotoar Ibu Kota Jakarta.

Anies menyebut ada ketentuan hukum yang mengatur PKL untuk diakomodir PKL di atas trotor salah satunya adalah Peraturan Menteri PUPR Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan Penyediaan dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan.

"Artinya kita itu jangan sampai berpandangan anti pada PKL berjualan, karena memang landasan hukumnya pun ada," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Anies juga merujuk kepada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM pada pasal 7 Ayat 1. Kemudian ia mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012, Permendagri Nomor 41 Tahun 2012, serta Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pemberdayaan PKL.

"Banyak dasar hukumnya. Jadi bukan hanya dengan satu pasal itu, kemudian hilang, tidak. Ini jangan dibayangkan satu pasal itu sapu jagat. Tidak. Itu lebih pada pengaturan jalan, karenauntuk pengaturan trotoar, rujukan aturannya masih banyak yang lain," jelas Anies.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, mengatakan, jika Pemprov DKI benar ingin melakukan hal tersebut, tentunya diperlukan pengawasan ekstra demi menjaga ketertiban lingkungan sekitar yang dijadikan sebagai tempat para PKL berdagang.


#Anies #pkl #trotoar

Komentar Anda
Komentar