Hello,

Reader

Jelang Pemilihan BPK, Komisi XI Lakukan Rotasi
Ilustrasi rapat Komisi XI DPR RI
Jelang Pemilihan BPK, Komisi XI Lakukan Rotasi

Jakarta, HanTer - Pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) oleh Komisi XI DPR yang sejatinya berlangsung pada Kamis (19/9/2019) lalu batal. Sebaliknya, keputusan Pleno Komisi XI saat itu memutuskan akan terlebih dulu menggelar Fit and Profer Test (FPT) terhadap 30 calon yang belum pernah mengikuti FPT di komisi XI, sehingga 62 calon yang mendaftar dipastikan diberikan kesempatan untuk mengikuti FPT.

FPT untuk 30 orang calon anggota BPK RI, akan dilakukan pada Senin hingga Rabu (23-25/09/19) mendatang dan pada malam harinya dilakukan pemilihan.
“Kira-kira demikian…”, menurut anggota Komisi XI dari PDIP Hendrawan Supratikno membenarkan informasi tersebut.

M Najib Qodratullah, anggota Komisi XI dari Fraksi Pan juga membenarkan keputusan Komisi XI, untuk mengundang 30 nama calon anggota BPK yang belum mengikuti FPT. Artinya hal ini sejalan dengan UU BPK sekaligus merespon rekomendasi DPD RI.

Seiring dengan itu, Fraksi Partai Golkar melakukan rotasi besar-besaran terhadap anggotanya yang menduduki posisi di Komisi XI. Kabar itu diperkuat melalui surat Fraksi Partai Golkar yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi Adies Kadir. Dalam surat bernomor SJ.00.2641/FPG/DPRRI/IX/2019 itu, terungkap sebanyak 7 anggota Komisi XI dari Partai Golkar diganti.

“Sehubungan dengan hal tersebut, perlu diadakan pergantian sementara keanggotaan komisi dari FPG dalam acara tersebut. Menunjuk undangan Komisi XI Nomor PW/15702/DPRRI/IX/2019 tanggal 15 September 2019 perihal undangan rapat internal dengan Acara Calon Anggota BPK," demikian tertulis dalam surat tersebut.

Adapun beberapa anggota Fraksi Golkar yang dialihkan ke Komisi lain, diantaranya Melchias Markus Mekeng. Pria yang merupakan Ketua Komisi XI DPR ini digeser ke Komisi V dan keputusan ini berlaku sejak 19 September 2019.

Selain Mekeng, anggota Komisi XI dari Fraksi Partai Golkar yang juga pindah ke Komisi V adalah Andi Achmad Dara. Sedangkan anggota Komisi XI Muhammad Nur Purnomosidi dialihkan ke Komisi VII, Muhammad Sarmuji ke Komisi I, Mukhamad Misbakhun  dan Ahmadi Noor Supit di rotasi ke Komisi III, serta Agun Gunanjar Sudarsa ke Komisi IX.

Pengganti ke tujuh anggota Komisi XI itu meliputi Muhidin Muhammad Said dari Komisi V, Maman Abdurrahman dari Komisi VII, Bobby Adhityo Rizaldi dari Komisi I, Saiful Bahri Ruray dari Komisi III, Saniatul Lativa dari Komisi V, Joh Kenedy Aziz dari Komisi III, dan Andi Fauziah dari Komisi IX.

Pada surat tersebut tidak dijelaskan secara detail apa latar belakang perpindahan anggota Komisi XI. Namun hal ini akan merubah peta pemilihan calon anggota BPK yang akan digear beberapa hari lagi.


#Komposisi #DPR-RI #BPK

Komentar Anda
Komentar