Hello,

Reader

Demo Mahasiswa Murni Tidak Untuk Gagalkan Pelantikan Presiden
Demo Mahasiswa Murni Tidak Untuk Gagalkan Pelantikan Presiden

Jakarta, HanTer - Direktur Politik Hukum Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus mengatakan, adanya tuduhan aksi demonstrasi mahasiswa besar-besaran yang terjadi baik di Jakarta hingga ke seluruh daerah di Indonesia ditunggangi justru akan mengkerdilkan aksi mahasiswa dan pelajar di seluruh negeri. 

"Janganlah melakukan propaganda busuk semacam itu, hingga para demonstran dari kalangan mahasiswa dan pelajar dianggap sebagai boneka untuk memuluskan sesuatu," jelasnya. 

Sulthan menilai, perdebatan aksi mahasiswa ditunggangi tidak relevan. Karena jika benar adanya maka lebih baik kepolisian memprosesnya. Daripada berpolemik dan malah mengundang reaksi antipati. Indonesia itu negara hukum, bukan negara berdasarkan asumsi apalagi fitnah semata. 

"Kasian mereka yang menggunakan hak demokratiknya dituduh secara serampangan," tandasnya. 

Demo Murni 

Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan, hasil survei menunjukkan bahwa publik menilai aksi demonstrasi mahasiswa tidak bertujuan menggagalkan rencana pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Sebagian besar masyarakat menilai demonstrasi mahasiswa itu lebih banyak menyangkut aspirasi soal-soal yang sesuai dengan yang dituntut, yaitu menentang revisi undang-undang KPK, kemudian menentang atau meminta penundaan beberapa RUU lain," kata Direktur Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan, di Jakarta, Minggu, seperti dilansir Antara. 

Kemudian, hasil survei juga menunjukkan publik mendukung demonstrasi mahasiswa dengan tuntutan yang disebut publik dengan tuntutan absah legitimate bukan untuk menggagalkan pelantikan Presiden.

"Bukan untuk sekedar anti kepada pemerintah tapi ada kepedulian kekecewaan yang memang betul-betul rill terutama revisi undang-undang KPK," kata dia.

Publik juga mendukung tuntutan dari demonstrasi mahasiswa mengenai revisi undang-undang KPK karena menganggap UU KPK yang direvisi DPR melemahkan lembaga antikorupsi tersebut.


#Kerusuhan #papua #demo #mahasiswa #jokowi #polisi #tni

Komentar Anda
Komentar