Hello,

Reader

 BPJSTK Gandeng BTN Bangun Perumahan Pekerja BUMN
Kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dengan BTN menyediakan perumahan bagi pegawai Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri)
BPJSTK Gandeng BTN Bangun Perumahan Pekerja BUMN

Jakarta, HanTer - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) membangun perumahan pekerja untuk pegawai perusahaan pelat merah atau BUMN. Ini merupakan implementasi dari program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang bisa didapat oleh setiap pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kali ini, pegawai BUMN yang berkesempatan mendapat fasilitas MLT itu berasal dari Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Hal itu tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Peruri, BPJS Ketenagakerjaan dan BTN.

PKS ini ditandatangani langsung oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, Direktur Utama Perum Peruri, Dwina S Kencana Wati, dan Direktur Consumer Banking BTN Budi Satria di Kantor Pusat Peruri, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

“Ini adalah salah satu wujud nyata MLT BPJS Ketenagakerjaan yang langsung dirasakan oleh peserta berupa Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja (FPPP) yang dapat dinikmati oleh seluruh peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT) dengan masa kepesertaan aktif selama 1 tahun, tertib administrasi kepesertaan, dan tidak menunggak iuran”, ungkap Agus.

Dalam projek FPPP ini, BPJS Ketenagakerjaan berperan sebagai penyuntik dana kepada BTN untuk  pembangunan rumah bagi pegawai Peruri sebanyak 66 unit di atas lahan seluas 6.233 m2 yang berlokasi di Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Peruri dan anak perusahaannya menyediakan tanah. Tanah ini akan dibangun perumahan dengan biaya dari BTN yang sumber dananya dari BPJS Ketenagakerjaan. Nanti proses pengajuan KPR dari BTN dengan bunga kredit yang rendah,” jelas Agus.

Manfaat layanan tambahan FPPP BPJS Ketenagakerjaan dimaksudkan untuk meringankan beban pekerja dalam memiliki hunian pribadi dalam beberapa jenis fasilitas, yaitu Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjamam Renovasi Rumah (PRP), dan Fasilitas Pembiayaan Perumahan Pekerja / Kredit Konstruksi (FPPP/KK).

“Kerja sama ini merupakan yang pertama, dan jadi model. Kami ingin sampaikan kepada BUMN dan institusi lain bahwa mereka juga bisa mendapatkan fasilitas MLT berupa pembiayaan dari BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Direktur Consumer BTN Budi Satria mengatakan, pegawai Peruri nantinya akan mendapatkan suku bunga kredit yang terbilang rendah, yakni hanya 8,25 persen hingga akhir masa kredit atau flat.

Budi juga memaparkan bahwa kerja sama ini memiliki potensi nilai yang tidak kecil. Dari kalkulasinya, dengan jumlah karyawan Peruri 1.900 orang dan asumsi harga rumah mulai dari Rp400 juta, maka  sekitar Rp750 miliar sampai dengan Rp1 triliun kredit baru BTN akan dikucurkan untuk proyek ini.

"Kerja sama tersebut sekaligus untuk mendukung percepatan program satu juta rumah yang dicanangkan oleh pemerintah dan menjadi program kerja Kementerian PUPR,” ucapnya.

 

 


#BPJS-ketenagakerjaan #rumah #BTN

Komentar Anda
Komentar