Hello,

Reader

Valtteri Bottas Masih Optimis Kejar Gelar
Valtteri Bottas (ist)
Valtteri Bottas Masih Optimis Kejar Gelar

Suzuka, HanTer - Pebalap nomor dua Mercedes, Valtteri Bottas mulai optimis untuk mengejar perolehan poin Lewis Hamilton selaku rekanannya itu demi meraih gelar juara. Keyakinan muncul setelah pria berpaspor Finlandia menguasai lintasan Suzuka, Jepang, kemarin.

Bottas tak akan membiarkan rekan satu timnya, Lewis Hamilton, meraih gelar juara dunia Formula 1 dengan mudah saat perebutan titel masih terbuka di antara keduanya. Ia memenangi Grand Prix Jepang, Minggu dan memperkecil jarak di klasemen dengan terpaut 64 poin dari Hamilton yang berada di puncak.

Kemenangan di Suzuka membuat Bottas menjadi satu-satunya pebalap yang masih memiliki peluang bertarung dengan Hamilton untuk gelar juara dunia saat masih tersedia maksimal 104 poin dari empat balapan tersisa. 

Di saat Mercedes telah memastikan gelar juara konstruktor untuk kali keenam secara beruntun, Hamilton, yang finis ketiga di Suzuka, memiliki peluang mengunci gelar juara dunia di GP Meksiko dua pekan ke depan.

"Saya rasa tak ada alasan untuk menyerah selama masih ada kesempatan secara teoritis. Apa yang terjadi di sini adalah contoh yang baik karena saya start ketiga dengan dua Ferrari yang berada didepan saya," kata Bottas seperti dilansir laman Reuters, kemarin.

"Jadi tadinya kemenangan akan sulit didapat dari sudut pandang itu. Namun setelah ini saya rasa hal itu memungkinkan. Tapi saya realistis juga dan akan butuh keberuntungan untuk memenangi semua balapan yang tersisa," sambung pebalap berusia 30 tahun itu. 

Usai mengalami musim tanpa kemenangan pada 2018, Bottas musim ini telah memenangi tiga seri sedangkan Hamilton sebanyak sembilan. Bottas tampil mengesankan Mercedes di awal musim dengan memimpin perolehan poin hingga empat seri pertama musim ini lewat dua kemenangan.

Investigasi FIA
Diluar pesta kemenangan Bottas, FIA selaku federasi tertinggi Formula 1 akan melakukan investigasi setelah balapan Grand Prix Jepang selesai satu putaran lebih awal di Sirkuit Suzuka, Jepang.

Kesalahan itu berarti posisi finis dan poin dihitung di akhir lap ke-52, bukan di putaran ke-53. Sergio Perez dari tim Racing Point yang mengalami kecelakaan di awal lap ke-53 dinyatakan finis peringkat sembilan karena kesalahan teknis tersebut.

Sementara pebalap Renault Nico Hulkenberg yang diuntungkan insiden itu finis di peringkat sembilan di lap terakhir namun pada akhirnya turun ke peringkat 10 sesuai posisi terakhirnya di lap ke-52.

Pebalap Racing Point lainnya, Lance Stroll melintasi garis finis di peringkat 10 di lap ke-53 namun harus turun ke peringkat ke-11 dan gagal mendapatkan poin. Balapan seri ke-17 itu dimenangi oleh Valtteri Bottas dari tim Mercedes. "Dari apa yang kita lihat ini adalah kesalahan sistem," kata direktur balapan F1 Michael Masi seperti dikutip Reuters.

Bendera finis digital diperlihatkan di monitor utama sirkuit yang menandakan akhir balapan. Namun para pebalap diperintahkan untuk terus membalap satu putaran berikutnya hingga bendera sebenarnya dikibarkan di akhir lap ke-53.

Berdasarkan peraturan baru, bendera finis digital diperlihatkan sebelum bendera finis sebenarnya untuk menandakan akhir balapan. Tetapi Sebastian Vettel dan Charles Leclerc mengaku jika sinyal bendera finis itu tak muncul di monitor kemudi mobil mereka.

Masi belum bisa memutuskan apakah kesalahan itu terkait dengan sistem yang disambung ulang menyusul Topan Hagibis yang melanda Jepang akhir pekan ini. "Saya tak ingin berspekulasi," kata Masi yang melanjutkan peran mendiang Charlie Whiting sebagai direktur lomba pada Maret itu. 

KLASEMEN SEMENTARA (5 BESAR)
POS*PEBALAP*NEGARA*TIM*POIN

1*Lewis Hamilton*Inggris*Mercedes*338
2*Valtteri Bottas*Finlandia*Mercedes*274
3*Charles Leclerc*Monako*Ferrari*221
4*Max Verstappen*Belanda*Honda*212
5*Sebastian Vettel*Jerman*Ferrari*212



#valtteribottas #formula1 #juara #gelar #hamilton #balap #suzuka #jepang

Komentar Anda
Komentar