Hello,

Reader

Ketua DPR Minta ASN Patahi Imbauan Gunakan Medsos dengan Bijak 
Ketua DPR Puan Maharani (tengah), Ketua MPR Bambang Soesatyo (dua kanan), Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Mulyono (paling kanan), Kepala Polri Jenderal Polisi Tito Karnavian (dua kiri), dan Kepala BIN Budi Gunawan (paling kiri) saat jumpa pers sesuai rapat koordinasi pengamanan Pelantikan Presiden di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2019). Foto: Antara
Ketua DPR Minta ASN Patahi Imbauan Gunakan Medsos dengan Bijak 

Jakarta, HanTer - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani berharap imbauan di sejumlah pemerintah daerah (pemda) agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bijak menggunakan media sosial (medsos) dapat dipatuhi.

Puan berharap imbauan itu tak hanya untuk ASN, namun juga seluruh masyarakat bisa mempergunakan medsos dengan sopan, baik, positif, dan tidak mengeluarkan "hoaks" yang dapat menimbulkan perpecahan.

"Pergunakan medsos itu dengan sopan, baik, positif, tanpa mengeluarkan hoaks. Jangan sampai menimbulkan perpecahan atau membuat persatuan dan kesatuan terbelah," ujar Puan di Jakarta, Selasa (15/10).

Sebelumnya, sejumlah pemerintah daerah di Indonesia akan menyampaikan agar Aparatur Sipil Negara lebih cerdas menyikapi berkembangnya kabar di media sosial.

Di antaranya, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dan Kabupaten Belitung. Kedua pemerintah daerah tersebut dalam waktu dekat juga akan menyebarkan surat edaran yang akan disampaikan kepada ASN mengenai penggunaan medsos.

Surat edaran tersebut menindaklanjuti surat dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) perihal pencegahan potensi gangguan ketertiban dalam pelaksanaan tugas dan fungsi PNS.

Salah satu isinya adalah pegawai yang terbukti menyebarluaskan berita "hoaks" yang bermuatan ujaran kebencian terkait dengan SARA merupakan suatu pelanggaran disiplin dan dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menyikapi itu, Ketua DPR memandang itu sebagai suatu aturan agar masyarakat mempergunakan alat komunikasi dengan sebaik-baiknya. Puan tidak hanya menyoroti perilaku ASN namun juga masyarakat umum.

Menurut Puan, masyarakat seharusnya mempergunakan alat komunikasi demi kemanfaatan masyarakat bangsa dan negara.

"Pergunakan alat komunikasi untuk kemasyarakatan dan kemanfaatan untuk bangsa dan negara. Atau paling tidak untuk diri dan keluarga," kata Puan.


#DPR #PuanMaharani

Komentar Anda
Komentar