Hello,

Reader

Mancini Ingin Kejar Catatan Gelar Pozzo di Piala Dunia
Roberto Mancini (ist)
Mancini Ingin Kejar Catatan Gelar Pozzo di Piala Dunia

Vaduz, HanTer - Catatan apik terus ditorehkan Timnas Italia dibawah asuhan pelatih Roberto Mancini. Setelah dipastikan menggenggam tiket ke putaran final Piala Eropa 2020, Gli Azzurri, julukan Timnas Italia, mereka juga tampil mengesankan dengan memborong kemenangan pada delapan laga yang telah dilalui di babak kualifikasi.

Tentu saja itu menjadi momen yang bersejarah bagi Mancini, lantaran sebelum ini, satu-satunya pelatih yang mampu mempersembahkan sembilan kemenangan beruntun bagi Italia adalah Pozzo, sang peraih trofi Piala Dunia tahun 1934 dan 1938.

Pozzo mencatatkan rekor kemenangan sembilan kali beruntun mulai Mei 1938 hingga Maret 1939, dengan mengalahkan Belgia, Yugoslavia, Norwegia, Perancis, Brasil, Hungaria, Swiss, Perancis lagi dan kemudian Jerman.

Rangkaian tersebut termasuk keseluruhan pertandingan yang mereka mainkan di Piala Dunia 1938, yang diakhiri dengan mengalahkan Hungaria 4-2 pada laga final. Daftar raihan Mancini diawali oleh kemenangan atas Amerika Serikat pada laga persahabatan November 2018 lalu.

Kemudian diikuti dengan laga-laga di babak kualifikasi Piala Eropa kontra Finlandia, Liechtenstein, Yunani, Bosnia, Armenia, Finlandia, Yunani dan Liechtenstein. Gli Azzurri sukses menyarangan 25 gol dan hanya kebobolan tiga kali dalam catatan itu. Tetapi Mancini merasa belum puas.

Ia berharap untuk bisa memecahkan rekor Pozzo yang lainnya di kemudian waktu. Menurutnya rekor catatan kemenangan tak berarti apa-apa bagi Mancini meski pada dasarnya ia tetap bersyukur. Ia akan sangat gembira bila mampu menyamai catatan rekor Pozzo dengan membawa Italia dua kali juara di Piala Dunia.

Mancini telah menyamai rekor sepanjang masa dari sembilan kemenangan Italia berturut-turut, ditetapkan oleh Vittorio Pozzo pada tahun 1938-39. "Menyamakan catatan kemenangan Pozzo itu bagus, tapi saya lebih suka menyamakan rekornya untuk memenangkan dua Piala Dunia," kata Mancini seperti dilansir laman Football Italia, kemarin.

Sementara itu, salah satu winger lincah Italia, Stephan El Shaarawy tak bisa memendam kegembiraannya ketika pemain yang merumput bersama AS Roma itu mencetak gol pertama sejak 2017. Ia sangat emosional saat merayakan gol pertamanya sekaligus gol keempat Italia usai menumbangkan Liechtenstein 5-0 di markas lawan.

"Gol itu emosional bagi saya, sangat memuaskan bisa kembali ke lapangan dengan mengenakan jersey Italia. Saya merasa Italia benar-benar layak mendapatkan kualifikasi ini dan hasil ini, karena kami semua bekerja sangat keras dan sangat senang dengan keadaan yang terjadi," kata dia.

“Saya sangat lapar berada di sana, karena pertandingan terakhir saya untuk Italia adalah dua tahun lalu, babak play-off yang melihat kami gagal mencapai Piala Dunia. Saya perlu mengubah tayangan dari pertandingan itu," pungkasnya. Eka

BERIKUT LIM TIM YANG LOLOS KE PUTARAN FINAL: 
- Italia
- Belgia
- Rusia
- Polandia
- Spanyol


#Italia #mancini #rekor #menang #pialaeropa #2020 #pozzo

Komentar Anda
Komentar