Hello,

Reader

Timnas Pelajar U-15 Bungkam Shi Jia Zhuang China 2-0
Seleberasi para pemain Timnas Pelajar U-15
Timnas Pelajar U-15 Bungkam Shi Jia Zhuang China 2-0

Badung, HanTer - Timnas Pelajar U-15 sukses meraih poin penuh dilaga pertamanya melakoni turnamen Badung International Football Championship (IFC) 2019 yang berlangsung di Stadion Beji Mandala Desa Pecatu, Badung, Bali, pada Senin (21/10/2019).

Menghadapi salahsatu wakil dari China, Shi Jia Zhuang U-15, tim racikan Rochy Putiray itu menang dengan skor 2-0, dimana dua gol kemenangan itu diciptakan oleh Adriano Manuri pada menit ke-9 dan ke-45.

Usai laga, Rochy Putiray sangat mengapresiasi kerjakeras yang telah dilakukan oleh anak asuhnyadilaga pertama, meski ada beberapa hal yang masih menjadi PR baginya untuk memperbaiki penampinalan anak asuhnya untuk laga-laga selanjutnya.

"Dari cara bermain mereka, itu yang selama ini kami terapkan bagaimana caranya bermain bola "pintar", walaupun belum sempurna sehingga masih ada beberapa yang harus diperbaiki, terutama pada saat babak pertama saat leading, maunya menyerang terus, sehingga saya punya "PR" untuk bikin mereka lebih sabar dalam bermain, terlebih saat menguasai bola," ucap Rochy usai laga.

"Jadi pada saat kita memimpin, lawan tidak punya kesempatan menguasai bola, itu yang akan saya instruksikan kedepannya kepada para pemain, serta membuat skema saat bola berada di daerah pertahanan lawan, inprovisasi dan kreatif untuk menyerang itu yang akan saya perbaiki," pungkasnya.

Sementara itu, Ray Manurung, selaku asisten manajer Timnas Pelajar U-15 sangat bersyukur terhadap hasil positif yang dialami Donny Januard Yoku cs dilaga pertama IFC 2019 ini, terlebih dirinya menyebut terdapat perubahan yang sangat signifikan didalam tim.

"Kami bersyukur atas kemenangan pertama ini, meski terdapat perubahan yang sangat signifikan sekali dari kita bermain di Eropa beberapa bulan lalu di Portugal dengan hari ini," ucapnya.

"Manajemen bersama tim kepelatihan dalam hal ini coach Rochy, kita merubah banyak permainan yang tadinya kita menerapkan permainan speed dan power di mana itu sangat capek, sekarang anak-anak bermain bagaimana menguasai bola, kami bersyukur dengan perubahan gaya bermain mereka masih bisa optimal dengan mencetak dua gol tanpa kebobolan," ucapnya.

Pria yang membawa tim U-15 berlaga di ajang IBER Cup 2019 di Portugal, dengan berada diposisi ketiga pada Juli lalu itu menambahkan jika dilaga-laga selajutnya anak-anak akan tetap konsisten untuk mengeluarkan segenap kemampuannya.

Secara terpisah, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora, Raden Isnanta yang dalam empat tahun terakhir ini sangat concern terhadap pembinaan usia muda kususnya dicabor sepakbola, terlebih pasca terbitnya Inpres No.3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional, mengatakan bahwa tim ini merupakan hasil seleksi dari kompetisi Liga Berjenjang U14 Piala Menpora tahun 2018 lalu yang terus ditempa dalam pemusatan latihan di Bandung dan terus diberi peluang mengikuti kompetisi internasional, guna mengasah mental bertanding dan mendapatkan jam terbang.

"Hal ini untuk makin memantapkan pengalaman dan kematangan dalam bertanding. Kami yakin anak-anak potensial ini akan terus berkembang menuju prestasi tinggi kedepannya," ucap Raden Isnanta.

Lebih lanjut, pria asal Kulon Progo itu meyakini jika tim racikan Rochy Putiray itu kedepannya akan menjadi generasi emas pengganti para seniornya dilevel atas timnas Indonesia. "Selain secara berkesinambungan melakukan pemusatan latihan, sehingga mendapatkan chemistry diantara pemain, upaya ini mendorong mereka sebagai generasi selanjutnya dilevel timnas yang mampu mengharumkan nama bangsa dan negara," pungkasnya.

Dilaga kedua, Timnas Pelajar U-15 akan menghadapi tim asal Korsel, Geumcheon FC, yang sebelumnya mengalami kekalahan dengan skor 0-2 saat menghaapi wakil Malaysia, Felda United.


#Timnas #Pelajar #U15 #IFC #Badung #Bali #

Komentar Anda
Komentar