Hello,

Reader

Timnas Pelajar U-15 Ditahan Imbang Korsel 1-1
Laga Timnas Pelajar U-15 kontra Korea Selatan Geum Cheon FC
Timnas Pelajar U-15 Ditahan Imbang Korsel 1-1

Badung, HanTer - Timnas Pelajar U-15 ditahan imbang oleh tim asal Korea Selatan Geum Cheon FC dengan skor 1-1 dilaga kedua turnamen Badung International Football Championship (IFC) U-15 yang berlangsung di Stadion Beji Mandala, Desa Pecatu, Badung, Bali, Selasa (22/10/2019).

Beberapa detik sejak kick-off babak pertama dilakukan pemain Korea, pemain Timnas Pelajar U-15 sukses mencuri sikulit bundar didaerah pertahanannya sendiri. Tampak Donny Januard Yoku cs memainkan bola dari kaki-kekaki didaerah pertahanannya sendiri untuk memancing para pemain Korea keluar dari daerah pertahanannya.

Mereka mulai membangun serangan dari lini belakang, perlahan naik kesektor kanan pertahanan lawan, permainan 1-2 anak asuh Rochy Putiray didepan kotak 16 besar Korsel, beberapa kali dihalau oleh Kim Ga Eul cs.

Rapatnya pertahanan Geum Cheon FC, coba diobrak-abrik Marsello Buara pada menit ke-11, sehingga mampu menembus kotak 16 besar, namun umpan crosing pemain nomor punggung 19 dari sebelah kanan kiper Korea, Lee Yu Jin itu, gagal dikonversi menjadi gol oleh Adriano Manuri, lantaran tendangan kaki kirinya terlebih dulu mengenai kaki kiri kapten Korsel Kim Ga Eul dan membentur tiang gawang bagian luar.
Timnas Pelajar U-15 berhasil membuat pemain Korea Selatan tak berkembang dengan memegang kendali permainan. Al hasil umpan lambung Masya Yulius Msen dari luar kotak pinalti yang menembus jantung pertahanan lawan, kembali gagal menghadilkan gol, setelah tendangan Muhammad Bahari Kurniawan yang melakukan firstime menyambut umpan Masya, tendangannya masih melambung dari mistar gawang Lee Yu Jin.

Petaka datang bagi Korea Selatan. Dimulai dari skema serangan balik pada menit ke-19, kini umpan lambung Masya Yulius Msen dari tengah lapangan yang mengarah ke kotak terlarang disambut oleh kepala Adriano Manuri meski mendapat penjagaan ketat pemain belakang Korea. Sundulannya gagal diantisipasi oleh gawang Lee Yu Jin, sehingga membuat jaring didalam gawangnya bergetar.

Memimpin satu gol tak membuat Timnas Pelajar U-15 berpuas diri. Serangan demi serangan terus dilancarkan, namun hingga berlalunya water break dan berakhirnya babak pertama, skor tetap 1-0 untuk para pemain Timnas Indonesia masa depan itu.

Tampil dibabak kedua dengan kepercayaan yang tinggi dari para pemain Timnas Pelajar U-15 lantaran memimpin satu gol, serangan makin diintensifkan. Namun kesalahan umpan yang dilakukan oleh anak asuh Rochy Putiray didaerah pertahanannya sendiri itu membawa petaka.

Bola yang berada di kaki pemain pengganti Park Jun Woo digiringnya hingga kedalam kotak pinalti sebelum melepaskan tendangan keras yang mampu dihalau oleh kiper Raka Octa Bernanda, namun bola liar hasil tepisan penjaga gawang Timnas Pelajar U-15 itu mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Kim Ui Ji untuk menggetarkan gawangnya, sehinggaskor sama kuat menjadi 1-1.

Sukses membuat keadaan sama, Korea Selatan tampil tambah beringas. Kendali permainan coba dilakukan Kim Ga Eul cs dengan penguasaan bola. Tak ayal, serang-serangan pun kerap dilakukan, namun untungnya para pemain bertahan Timnas Pelajar U-15 mampu meredamnya. Hingga wasit meniupkan peluit panjang babak kedua, skor tak berubah 1-1.

Hasil imbang tentu bukan hal positif bagi Timnas Pelajar, sehingga sederet evaluasi akan dilakukan Rochy Putiray. "Sebenarnya pola permainan tidak berubah, namun nampak menyepelekan lawan saat kita leading, ditambah tidak disiplin terhadap posisi yang diembannya, itu menjadi evaluasi sekaligus PR buat saya untuk memperbaiki tim ini pada laga selanjutnya," ucap Rochy usai laga.

Dilaga terakhir babak penyisihan, Timnas Pelajar U-15 akan menghadapi Felda United asal Malaysia yang kini berstatus sebagai juara Grup A dengan mengemas enam poin, setelah menumbangkan tim asal China, Shi Jia Zhuang dengan skor telak 3-0, sedangkan Indonesia tepat berada dibawahnya dengan mengoleksi empat poin.

Sebagai persiapan melawan pemimpin klasemen sementara Grup A yang akan berlangsung pada Rabu (23/10/2019), mantan striker Timnas Indonesia di era 90an itu mengatakan jika timnya siap menghadapi wakil dari Malaysia tersebut. "Menghadapi Malaysia bagi saya tidak begitu mengganggu. Yang mengganggu itu saya harus bagaimana menjaga performa anak-anak, bagaimana bisa bikin mereka bermain konsisten, disiplin, fokus sesuai instruksi hingga laga selesai," pungkasnya. Hermansyah


#Timnas #PelajarU15 #Korsel #IFC #Badung #Bali

Komentar Anda
Komentar