Hello,

Reader

MELAJU KE FINAL, TIMNAS PELAJAR U-15 BANGKIT DARI KETERPURUKAN
Seleberasi Donny Januard Yoku usai menjebol gawang PFA Bali
MELAJU KE FINAL, TIMNAS PELAJAR U-15 BANGKIT DARI KETERPURUKAN

Badung, HanTer - Dua gol yang diciptakan Donny Januard Yoku pada menit ke-48 dan Adriansyah dimenit ke-55, mengantarkan Timnas Pelajar U-15 melaju kebabak final Badung International Football Championship (IFC) 2019, ketika menghadapi tim Paradise Football Academy (PFA) Bali, saat berlangsung di Kampung Bola Internasional, lapangan I Ketut Lotri, Bali, Kamis (24/10/2019).

Diawal menghadapi tim seleksi dari akademi se-Bali itu, anak asuh Rochy Putiray sempat ketinggalan terlebih dulu pada menit ke-24 yang dicetak oleh Reyner Immanuello Barusu, tendangan keras dari luar kotak pinalti memanfaatkan bola muntah dari tendangan penjuru tak mampu dibendung kiper Raka Octa.

Tertinggal satu gol, Timnas Pelajar U-15 lebih meningkatkan intensitas serangan. Donny Januard Yoku cs coba mengurung pertahanan PFA Bali, namun rapatnya baris pertahanan lawan tak mampu merubah keadaan hingga wasit meniupkan peluit panjang babak pertama usai.

Sebelum babak pertama usai, insiden kecil terjadi disaat anak-anak Timnas Pelajar U-15 tersulut emosinya, sehingga laga sempat diberhentkan sejenak. Bermula dari kaki pemain PFA Gerry WIlson usai membuang bola tak sengaja berada diantara kedua kaki Masya Msen, sehingga membuat pemain Timnas Pelajar U-15 itu terjatuh.

Sejurus kemudian, pemain nomor punggung 14 itu langsung menghampiri Gerry WIlson dan mendorongnya sebagai ungkapan rasa kesal tak terima disengkat disaat bola tidak dalam penguasaannya, sehingga mengundang para pemain lain yang berada diluar lapangan masuk kedalam lapangan. Namun hal tersebut cepat berlalu, kedua official tim mampu dengan cepat melerai, sehingga pertandingan dapat kembali dilanjutkan.

Dibabak kedua, Timnas Pelajar U-15 coba menyamakan keadaan. Umpan crosing Andriano Manuri dari sisi kiri pertahanan PFA Bali, mampu dikonversi menjadi gol oleh Donny Januard Yoku, meski dirinya mendapatkan pengawalan ketat dari dua pemain PFA seperti Gerry Wilson dan I Made Bagus Dwi Mahesa. Skor berubah menjadi 1-1.

Sukses menyamakan keadaan, anak asuh Rochy Putiray itu seperti mendapatkan angin segar. Berkali-kali serangan dilancarkan hingga Andriansyah memastikan Timnas Pelajar U-15 unggul 2-1 atas PFA Bali.

Gol tercipta melalui skema tendangan bebas. Pagar hidup tak kuasa menghalau derasnya laju sikulit bundar yang menembus sisi kiri gawang yang dikawal kiper Barca Abhiraksita. Keadaan tersebut bertahan hingga babak kedua usai.

Rochy Putiray menyebut jika kebangkitan timnya dibabak kedua lantaran mampu mengatasi rasa takut yang menghinggapinya, sehingga mampu bermain lepas. "Pertandingan tadi sepeti babak pertama melawan Malaysia. Mereka tertekan takut, ragu-ragu sehingga tak bisa menikmati pertandingan," ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan pemain Timnas Senior Indonesia di era 90-an itu mengatakan, saat dikamar ganti dan water break dirinya mengklaim memberikan motivasi untuk mengalahkan rasa takut yang ada pada diri anak asuhnya, untuk memenangkan pertandingan ini.

Sementara itu, Ray Manurung, selaku Manajer Timnas Pelajar U-15 mengungkapkan hal senada, jika anak asuh Rochy Putiray itu baru mampu bermain lepas dibabak kedua. "Anak-anak permainannya lepas di babak kedua, sehingga mampu menguasai bola dengan baik dan bermain sesuai instruksi yang diarahkan pelatih," ucapnya.

Selanjutnya di partai final yang akan berlangsung Jumat (25/10/2019), akan menjadi pertandingan ulangan dilaga terakhir babak penyisihan Grup A. Saat itu, Timnas Pelajar U-15 menelan kekalahan 0-1 dari wakil Malaysia, Felda United. Tim dari Negeri Jiran itu menang dengan skor tipis 2-1 atas Progresso Sano Jepang,

Tentunya, dilaga pamungkas ini akan menjadi ajang pembalasan bagi Timnas Pelajar U-15 terhadap Felda United, yang tak rela Trophy juara terbang ke negeri tetangga, terlebih berlaga didepan publiknya sendiri.


#Timnas #Pelajar #U15 #IFC #Badung #Bali #Kemenpora

Komentar Anda
Komentar