Hello,

Reader

BPJS Kesehatan Jakut Optimalkan Rujukan Horizontal di FKTP, Begini Caranya
Suasana elayanan pendaftaran di Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
BPJS Kesehatan Jakut Optimalkan Rujukan Horizontal di FKTP, Begini Caranya

Jakarta, HanTer - BPJS Kesehatan Jakarta Utara tengah gencar melakukan edukasi dan sosialisasi untuk mengoptimkan rujukan horizontal di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Artinya, rujukan tidak melulu vertikal atau yang berbeda tingkatan. 

Apa itu rujukan horizontal di FKTP? Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara Parasamya Dewi Cipta mengatakan rujukan horizontal itu rujukan antar FKTP. 

''Misal puskesmas yang satu nggak punya laboratorium tapi puskesmas lain punya, jadinya pasien cukup dirujuk ke sana," katanya, Jumat (25/10). 

Parasamya menambahkan, pelayanan rujukan horizontal dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kesiapan FKTP. Pada tahap rujukan untuk pelayanan program dan pelayanan non kapitasi. 

"Pelayanan non kapitasi itu misalnya pasien yang mau melahirkan terdaftar di puskesmas A, tapi di sana nggak bisa bersalin. Lalu pasien dirujuk ke puskesmas B yang punya fasilitas," jelasnya. 

Kemudian, lanjut Parasamya, pelaksanaan rujukan horizontal dilakukan menggunakan aplikasi Pcare yang telah terintegrasi Health Facilities Information System (HFIS) dan dilengkapi dengan hasil profiling masing-masing FKTP. 

"Penyelenggaraan rujukan horizontal FKTP diberlakukan berdasarkan zonasi dengan batas wilayah kabupaten/kota," ujarnya. 

Sejauh ini jumlah FKTP BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Utara ada sebanyak 126 unit dimana sebagian memiliki fasilitas ysng lengkap dan sebagian lainnya belum. 

"Peserta juga akan diedukasi dan mendapat sosialisasi untuk optimasi rujukan horizontal. Sehingga kalau memang masih bisa ditangani di FKTP, tidak perlu dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Ketentuan rujukan horizontal diatur dalam Permenkes 001/2012 tentang Sistem Rujukan Pelayanan Kesehatan Perorangan.


#BPJSKesehatan #BPJSKesehatanJakut

Komentar Anda
Komentar