Hello,

Reader

Pertamina Diminta Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan Elpiji Bersubsidi
ilustrasi. (Ist)
Pertamina Diminta Perketat Pengawasan Agen dan Pangkalan Elpiji Bersubsidi

Pontianak, HanTer - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) M. Fanshurullah Asa menyatakan, elpiji subsidi atau elpiji tabung tiga kilogram hanya diperuntukkan masyarakat miskin.

"Elpiji bersubsidi itu hanya untuk orang miskin dan bukan untuk orang mampu, apalagi untuk sektor usaha, seperti rumah makan, restoran, 'laundry', dan industri sehingga pihak Pertamina dan instansi terkait lainnya harus mengawasi penyalurannya agar tepat sasaran," katanya di Pontianak, Jumat (25/10/2019).

Menurut dia, Pertamina area Kalbar perlu memperketat pengawasan terhadap agen dan pangkalan dalam menjual elpiji subsidi tersebut sehingga memang dipergunakan oleh masyarakat yang berhak.

"Pertamina harus memperketat kontrol ke pangkalan dan jangan sampai ada elpiji yang seharusnya untuk masyarakat miskin malah dinikmati oleh orang-orang mampu, sementara mereka (masyarakat tidak mampu, red.) malah tidak kebagian," ujarnya, dilansir Antara.

Dia menjelaskan penyaluran elpiji subsidi, terutama di daerah terpencil, diserahkan saja kepada BUMDes, seperti yang sudah dilakukan di beberapa daerah di Kalbar.

Menurut dia, BUMDes sebagai bagian dari pemerintah desa tentu memiliki data kependudukan yang akurat. "Selain itu, masyarakat desa juga lebih mudah untuk mengawasi dan mengontrol BUMDes karena lembaga ini milik masyarakat juga," katanya.


#migas #pertamina #elpiji

Komentar Anda
Komentar