Hello,

Reader

Tak Diundang Hadiri Reuni di Monas, PA 212 Kecewa dengan Prabowo
Tak Diundang Hadiri Reuni di Monas, PA 212 Kecewa dengan Prabowo

Jakarta, HanTer - Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang akan menggelar reuni pada 2 Desember 2019 mendatang di Monas disebut-sebut tidak akan mengundang Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menghadiri acara tersebut.

Koordinator Gerakan Perubahan (Garpu) Muslim Arbi mengatakan, tidak diundangnya Prabowo pada rencana reuni 212 di Monas itu adalah bentuk kekecewaan PA 212. Oleh karena itu Prabowo harus paham. Karena dukungan umat pada gerakan 212 dan dukungan lainnya saat pilpres 17 April lalu itu luar biasa. Apalagi ketokohan Prabowo saja tidak cukup menjadi magnet saat pilpres lalu. 

"Ada dukungan nyata dari kekuataan 212 di berbagai daerah yang begitu semarak saat kampanye Prabowo," paparnya.

Muslim menilai, umat mendukung Prabowo dilakukan demi perbaikan negeri ini ke depan dan pergantian kepemimpinan nasional yang demokratis dan kositusional.  Tapi ironisnya, setelah pilpres Prabowo malah melangkah sendirian tanpa mengajak musyawarah alim ulama yang tergabung dalam PA 212 selama ini. 

Oleh karena itu, lanjut Muslim,  sangat wajar PA 212 tidak mengundang Prabowo di reuni PA 212 mendatang. "Saya kira hal yang wajar kenapa Bowo tidak diundang," tegasnya kepada Harian Terbit, Selasa (5/11/2019).

Menurutnya, diundangnya Anies Basewedan untuk hadir pada acara itu, merupakan hal yang lumrah, karena Anies masih menjabat Gubernur DKI Jakarta yang merupakan lokasi akan digelarnya reuni PA 212 di Monas. Selain itu kinerja Anies dalam membenahi DKI Jakarta juga banyak mendapat apresisasi dari berbagai pihak.

"Lumrah kalau sekarang PA 212 mau undang Anies. Karena Anies masih menjabat Gubernur dan kerjanya benahi DKI banyak mendapat apresisasi dari berbagai pihak," tandasnya.

Pengamat politik dari Lembaga Kajian dan Analisa Sosial (LeKAS) Karnali Faisal mengatakan,  tidak diundangnya Prabowo ke acara tersebut mungkin karena sosok mantan Capres itu juga bukan alumni 212. Atau bisa jadi karena perubahan orientasi politik Prabowo yang beberapa waktu lalu dianggap sebagai salah satu simbol oposisi dan sekarang berganti menjadi bagian pemerintah.

"Faktor - faktor itu mungkin yang menjadi pertimbangan PA 212 tidak mengundang Prabowo," ujar Karnali kepada Harian Terbit, Selasa (5/11/2019).

Terkait undangan terhadap Anies Baswedan, karena yang bersangkutan merupakan Gubernur DKI sekaligus tuan rumah penyelengaraan reuni yang akan digelar di Monas, Jakarta. Jika dikaitkan dengan orientasi politik untuk mengusung di Pilpres 2024, sebenarnya masih prematur karena Anies sendiri saat ini masih berada di pemerintahan.

Sudah Tepat

Sementara itu, Koordinator Perhimpunan Masyarakat Madani (PRIMA) Sya'roni mengatakan, dalam reuni PA 212 mendatang memang lebih tepat jika panggung diberikan kepada Anies Baswedan. Jadi bisa dipahami jika reuni alumni PA 212 mengundang Anies Baswedan dan tidak mengundang Prabowo. 

"Kehadiran Reuni Alumni 212 bisa jadi sebagai panggung besar untuk membela Anies dari lawan-lawan politiknya," ujarnya.

Sya'roni menilai, sudah tepat jika Prabowo tidak diundang di reuni PA 212 yang akan digelar di Monas. Karena jika ada Prabowo diajang reuni PA 212 maka tentu aura panggung akan lebih dikuasai Prabowo. Padahal saat ini yang lebih membutuhkan dukungan politik adalah Anies. 

"Biarlah panggung 212 sepenuhnya milik Anies sebagai perlawanan terhadap pihak-pihak yang saat ini tengah menyudutkannya," jelasnya.

Sejumlah Tokoh

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengatakan pihaknya tetap mengundang beberapa tokoh politik.

"Menurut saya seperti biasanya dari tahun ke tahun sebelumnya beliau (Anies) diundang," kata Novel, Senin (4/11/2019).

Selain itu, ucap Novel, PA 212 akan mengundang aktivis, tokoh politik, dan ulama seperti biasa. Namun, ia enggan membeberkan daftar tamu reuni kali ini.

Mantan kader PBB itu menuturkan Reuni Aksi 212 akan dimulai dengan salat malam, salat subuh berjamaah, zikir dan doa, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, dan ceramah dari Rizieq Shihab. "Insyaallah HRS menjadi penceramah utama sebagaimana seperti biasanya," paparnya.

Sebelumnya, PA 212 memastikan Reuni Aksi 212 akan digelar di Monumen Nasional, Jakarta, pada 2 Desember 2019. Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan reuni kali ini sedang dalam tahap perencanaan.

Pernyataan itu mengonfirmasi poster bertajuk "Munajat untuk Keselamatan Negeri: Maulid Agung dan Reuni Alumni 212" beredar di media sosial. Poster tersebut juga menjanjikan kehadiran Rizieq Shihab.


#umatislam #habibrizieq #anies

Komentar Anda
Komentar