Hello,

Reader

Keamanan Informasi Jadi Perhatian Bank Sinarmas di WRECK-IT 2019
Diskusi pentingnya Keamanan Informasi dari 3 narasumber ahli/ ist
Keamanan Informasi Jadi Perhatian Bank Sinarmas di WRECK-IT 2019

Jakarta, HanTer - Keamanan dan kenyamanan yang memadai sudah pasti diharapkan semua orang. Oleh karenanya, beranjak dari itu Bank Sinarmas melihat pentingnya keamanan informasi sebagai hal utama dan krusial khususnnya dalam dunia digital banking. 

Tak heran, jika keamanan informasi selaras dengan dukungan Bank Sinarmas dalam kegiatan WRECK-IT 2019 yaitu ajang kompetisi dan seminar dalam bidang keamanan informasi yang ditujukan untuk masyarakat umum. 

Menurut Direktur Bank Sinarmas, Hanafi dengan menggandeng ahli di bidang keamanan informasi, Bank Sinarmas telah menunjukkan keseriusan untuk mengembangkan wawasan di bidang keamanan informasi baik untuk lingkungan perusahaan maupun lingkungan masyarakat luas. 

“Hal ini tentunya sejalan dengan misi Bank Sinarmas yakni meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia dalam rangka memberikan layanan terbaik melalui payment system yang lengkap,” kata Hanafi di Hotel Akmani Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).

Ditambahkan Hanafi, kegiatan ini menjadi perhatian penggiat keamanan informasi dengan kompetisi Capture The Flag yang telah dilaksanakan secara online pada 28 September 2019 lalu. 

Sebanyak sembilan tim terbaik dengan poin tertinggi pada kompetisi CTF akan melanjutkan ke babak final bersama satu tim dari Bank Sinarmas. Ketika final sepuluh tim bertanding dalam Cyber War Games. Setiap tim harus menunjukkan kemampuannya untuk melakukan attack defense pada sumber daya yang telah disediakan oleh panitia. 

Bukan itu saja, dalam kompetisi WRECK-IT dapat mengasah kemampuan dalam bidang reverse engineering, cryptography, web application security, penetration testing, dan lain-lain. Dengan memiliki Sumber Daya Manusia yang kompeten, Bank Sinarmas mampu menghadapi segala serangan dan tantangan dalam dunia keamanan informasi. 

Selain itu, pihaknya juga  mengadakan seminar dengan Tema “Cybersecurity Workforce Past, Now, and Future” yang terbuka untuk masyarakat umum. Kegiatan tersebut bersamaan dengan kegiatan final Cyber War Games. 
Sedangkan, tiga narasumber ahli yang dihadirkan, antara lain, Gildas Deograt Lumy, CISA, CISSP, Ir. Onno Widodo Purbo, M.Eng., Ph.D., dan Anton Setiyawan Direktur Proteksi Ekonomi Digital, Badan Siber dan Sandi Negara. 


#WRECK-IT #2019 #Keamanan #Informasi

Komentar Anda
Komentar