Hello,

Reader

Soal Desa Fiktif, Kemenkeu Evaluasi Penyaluran Dana Desa
Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani. (Ist)
Soal Desa Fiktif, Kemenkeu Evaluasi Penyaluran Dana Desa

Jakarta, HanTer - Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani memastikan adanya evaluasi internal terkait dugaan penyaluran dana desa kepada desa fiktif.

"Lagi diminta Ibu (Menteri Keuangan), ditinjau ulang ke Dirjen Perimbangan Keuangan," ujar Askolani di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Askolani mengatakan hasil dari evaluasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan tersebut akan menjadi upaya perbaikan dari penyaluran dana desa kedepan. "Sudah ada, tapi mungkin mereka akan koordinasikan, untuk jadi bahan kebijakan ke depan untuk perbaikan," katanya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan temuan desa fiktif merupakan modus baru yang dapat dikategorikan sebagai kejahatan keuangan negara. "Ya, kalau sudah terjadi rekayasa atau bukan fakta sebenarnya dapat dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum yang berpotensi melanggar hukum, sehingga harus diusut," kata Agus Rahardjo.

Meskipun KPK belum memiliki data yang valid tentang dugaan desa fiktif, seperti di Kabupaten Konawe. Namun lembaga antirasuah tersebut berkomitmen mengawal penanganannya. "Kalau ada transfer berarti ada yang mengusulkan. Siapa yang mengusul pasti diketahui. Apa benar hanya camat yang mengusulkan tanpa sepengetahuan bupati setempat. Inilah yang harus diungkap tuntas," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan akan mengejar siapapun pelaku atau oknum hingga tertangkap terkait dugaan adanya desa fiktif yang dibentuk untuk memperoleh kucuran dana desa. Namun, Ia mengakui idak mudah mengelola begitu banyak desa di Indonesia.

"Tapi tetap kita kejar agar yang namanya desa-desa tadi yang diperkirakan, diduga itu fiktif ketemu, ketangkap," kata Presiden, dilansir Antara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Senin (4/11) mengungkapkan adanya laporan banyak desa baru tak berpenduduk yang dibentuk agar bisa mendapat kucuran dana desa secara rutin tiap tahun. 

 


#dana-desa #fiktif

Komentar Anda
Komentar