Hello,

Reader

Berhentinya Langkah Dua WN Rumania, Mulai Pasang Skimming di Sejumlah ATM Hingga Ditembak Polisi
Ilustrasi (ist)
Berhentinya Langkah Dua WN Rumania, Mulai Pasang Skimming di Sejumlah ATM Hingga Ditembak Polisi

Jakarta, HanTer - Tim buru sergap (Buser) Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania yang terlibat dalam jaringan pencurian data nasabah perbankan atau skimming melalui ATM.

Solomes, satu diantara dua pelaku tewas didor polisi karena melawan saat akan ditangkap Buser.

"Nama kejahatannya deep scammer dan spy camera. Caranya, alat ini dipasang di mulut ATM, pas nasabah memasukan PIN, data itu terekam. Kamera itu kecil sekali, kasat mata karena sebesar jarum, tapi bisa merekam," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Penangkapan terhadap dua WNA asal Rumania bernama Solomes dan Kristea terjadi pada Sabtu, 9 November 2019 di sebuah ATM di kawasan Jalan Kemang Raya.

Awalnya polisi mendapat laporan 17 nasabah yang merasa tabungannya hilang dan muncul tagihan untuk barang yang mereka tak beli. Bank mencatat total kerugian para nasabah itu mencapai Rp137 juta.

Hasil penyelidikan ditemukan kesamaan diantara mereka pernah mengambil uang di sebuah ATM di Jalan Kemang Raya. Polisi menemukan alat skimming tersebut masih terpasang dan membiarkannya untuk memancing pelaku datang mengambil.

Ternyata benar, tanpa merasa gerak gerik mereka sudah dipantau, kedua pelaku pun kembali ke ATM dan berniat mengambil perangkat skimming-nya pada Sabtu kemarin. Polisi lalu menangkap basah keduanya di sana.

"Tapi tersangka Solomes sempat melawan dan merebut senjata api polisi, kemudian kami lakukan tindakan tegas terukur (didor)," beber Argo.

Sesungguhnya Buser sempat membawa Solomes ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, untuk menjalani perawatan, tapi ternyata nyawanya tak tertolong karena kehabisan darah.

Penyidikan lebih lanjut, keduanya memasang alat tersebut di beberapa ATM diantaranya di Jalan Kalimalang, Otista, Jakasampurna, Cideng, Tomang, Kemang, dan Suryopranoto. Aksi pencurian data itu diperkirakan polisi terjadi dalam rentang waktu 20 - 27 Oktober 2019.

Kristea sudah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menjeratnya dengan pasal berlapis mulai dari pencurian, peretasan sistem komputer, hingga pencucian uang. Dia terancam hukuman hingga 20 tahun kurungan penjara.


#Pembobolan #atm #polisi #wna #rumania

Komentar Anda
Komentar