Hello,

Reader

Sidang Perdana Pembawa Sang Merah Putih:
Luthfi Alfiandi dan Ibunya berpelukan usai sidang perdana selesai digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019).
Sidang Perdana Pembawa Sang Merah Putih: "Bebasin Temen Gue Luthfi, Allahu Akbar…"

Pendukung Luthfi Alfiandi, pemuda yang ditangkap memegang bendera Merah Putih dalam aksi di DPR RI beberapa waktu lalu, memenuhi Ruang Sidang Kusuma Admaja 4 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat guna menyaksikan sidang perdananya.

Berdasarkan pantauan, ruangan sidang dipenuhi oleh anak- anak muda, beberapa dari mereka tampak membawa kertas ilustrasi bertuliskan 'Bebasin Temen Gue'.

Selain itu para pemuda itu meneriakkan,"Jangan nunduk, jangan nunduk kalian ga salah," kata para anak muda itu kepada seluruh tahanan yang akan menjalani proses hukum dan sudah duduk di kursi terdakwa.

Terlihat juga beberapa orang dewasa mengenakan pakaian dengan gambar foto viral Luthfi yang membawa bendera ketika aksi anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  di depan DPR RI September lalu. "Bebaskan Luthfi! Allahu akbar!" kata salah seorang pria dewasa.

Nampak juga ibunda dari Luthfi yaitu Nurhayati Sulistya (51) yang hadir menggunakan kerudung berwarna merah muda lengkap menggunakan kaos yang disablon dengan foto Luthfi.

Ia tampak terlihat berlinang dengan air mata atas dukungan para pendukung Luthfi yang hadir dalam sidang perdana anak pertamanya itu.

Bebaskan

"Ya tentu saya berharap anak saya dibebaskan,” ujar Nurhayati ibu dari Luthfi usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis.

Keinginan Nurhayati itu disebabkan oleh lamanya waktu tak dapat melihat putranya beraktivitas normal selama dua bulan 12 hari.

"Ya saya memang tadi ga ikutin pembacaan dakwaannya karena terpotong sholat, tapi katanya ada penangguhan mudah- mudahan saja penangguhan penanganannya dikabulkan," kata Nurhayati dilansir Antara.

Nurhayati mengatakan meski mengharapkan anaknya cepat dibebaskan, ia akan tetap mengikuti proses hukum yang berjalan.

Ada tiga dakwaan alternatif yang didakwakan kepada Luthfi yaitu pasal 212 jo 214 ayat (1) KUHP, pasal 170 KUHP, serta pasal 218 KUHP.

Sidang selanjutnya dijadwalkan pada minggu depan Rabu, 18 Desember 2019 dengan agenda pemeriksaan saksi dari jaksa penutut umum.


#Demo #dpr #polisi

Komentar Anda
Komentar