Hello,

Reader

KPK Geber Kasus Suap Pupuk Bowo Sidik
Tersangka kasus dugaan suap distribusi pupuk Bowo Sidik Pangarso
KPK Geber Kasus Suap Pupuk Bowo Sidik

Jakarta, HanTer - Kasus tindak pidana korupsi terkait pupuk masih bergulir. Setelah Direktur Utama Pupuk Kalimantan Timur (Dirut PKT) Ahmad Bakir Pasaman diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (4/12/2019). Kini, giliran mantan Dirut Pupuk Indonesia Holding Company Aas Asikin Idat kembali menjalani pemeriksaan sebagai saksi. 

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, membenarkan terkait pemeriksaan Aas Asikin, dimana Aas diperiksa dalam kasus dugaan suap kerja sama penyewaan kapal antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) yang merupakan salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia (Persero) dengan PT HTK.

"Selaku Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia (Persero) saat itu. Aas Asikin Idat diperiksa untuk tersangka TAG (Taufik Agustono), Direktur Utama PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK)," ujar Febri kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Namun, Febri belum bisa memberikan penjelasan terkait pemeriksaannya hari ini sebagai saksi, dan sebelumnya Aas Asikin pernah diperiksa sebagai saksi tersangka Anggota Komisi VI DPR-RI, Bowo Sidik Pangarso, pada awal Mei 2019.

Diketahui dalam kasus suap ini, kerjasama pengadaan kapal diduga melibatkan politisi Partai Golkar, Bowo Sidik, dan Taufik Agustono, Direktur PT. Humpuss yang didirikan sejak tahun 1995.

Kemudian terkait, pemeriksaan Aas Asikin adalah bagian dari pengembangan penyidikan yang menjerat mantan anggota DPR RI Bowo Sidik Pangarso dan Taufik sebagai tersangka, KPK telah melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi-saksi terkait.

Menurut Febri, pengembangan perkara ini, penyidik KPK sudah memanggil dan memeriksa Direktur Teknik dan Pengembangan PT. Petrokimia Gresik, Arif Fauzan, Senin (2/12/2019).

Selain itu, pihak penyidik juga memanggil, Direktur Keuangan, Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) Petrokimia Gresik, Dwi Ari Purnomo, yang diperiksa Selasa, 3 Desember 2019 lalu. Termasuk Dirut PT. Pupuk Kalimantan Timur, Bakir Pasaman, pada keesokan harinya, Rabu (4/12/2019), dan ketiga pejabat itu diperiksa sebagai saksi untuk Taufik.

Sebelumnya terdakwa Bowo Sidik Pangarso yang sudah divonis lima tahun penjara dan denda sebesar Rp250 juta, lantaran terbukti terbukti bersalah menerima suap dan gratifikasi sebesar miliaran rupiah.



#BowoSidikPangarso

Komentar Anda
Komentar