Hello,

Reader

TAJUK: Mencegah Harga Sembako Naik Jelang Tahun Baru
TAJUK: Mencegah Harga Sembako Naik Jelang Tahun Baru

Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan lembaga terkait beserta aparat hukum untuk memastikan kesiapan transportasi dan keamanan kondisi saat libur Natal 2019 dan Tahun Baru.

Presiden mengemukakan hal tersebut dalam sambutan pada rapat terbatas bertopik "Persiapan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020" di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat.

Presiden juga memerintahkan PT Pertamina agar menyiapkan kecukupan stok bahan bakar minyak (BBM). 

Selain itu, pemerintah akan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan, serta bahan-bahan pokok sehingga terjaga dengan baik.

Terkait dengan pengamanan libur panjang Natal dan Tahun Baru, Polri dan TNI diperintahkan bekerja sama dalam mencegah maupun menangkal potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Seperti diketahui, Polri akan melaksanakan Operasi Lilin Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 mulai 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Sebanyak 100.000 personel kepolisian di seluruh wilayah Indonesia akan menjaga keamanan liburan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Selain mengatur arus lalu lintas, kepolisian juga akan mengamankan sejumlah titik, seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hingga tempat rekreasi.

Jaminan pemerintah yang akan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan, serta bahan-bahan pokok tentu kita sambut positif. Karena  biasanya jelang libur panjang Hari Raya Natal  dan Tahun Baru, harga sejumlah komoditas pangan kebutuhan pokok rakyat, mengalami kenaikan. Disisi lain, moda transportasi juga siap-siap menaikkan tarif.

Rakyat berharap pemerintahan Jokowi membahas secara khusus bagaimana langkah-langkah untuk menstabilisasi harga sembako dan ketahanan pangan.  Juga langkah-langkah konkret untuk menekan naiknya harga sembako. Namun sayang, hingga saat ini kita belum melihat pemerintah belum membahas soal itu secara khusus, dan serius, sehingga terkesan melupakan rakyat yang saat ini kesulitan akibat naiknya harga sembako.   

Selain mencegah kenaikan harga, pemerintah harus meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat menjelang persiapan Libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Karenanya perlu disiapkan sarana dan prasarana, memastikan kesiapan transportasi penumpang maupun barang, kesiapan terminal, stasiun, bandara, dan pelabuhan.

Sementara itu, pemerintah daerah mengoptimalkan peran aktif masyarakat melalui tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam rangka mencegah atau menyelesaikan potensi-potensi gangguan melalui prinsip kearifan lokal.

Hal penting lain, pemerintah harus memberi jaminan keamanan kepada mereka yang merayakan Natal dan Tahun Baru. Terkait hal ini Presiden Joko Widodo memerintahkan aparat keamanan untuk menjaga keamanan libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta pada Jumat mengemukakan, Polri siap memberi rasa aman termasuk hal-hak yang berkaitan dengan ancaman-ancaman yang ada, termasuk kalau ada sweeping atau aksi tolak peribadatan dan lain-lain konflik SARA dan tawuran.

Dalam rapat terbatas bertopik "Persiapan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020", Presiden memerintahkan Polri dan TNI bersinergi dalam mencegah maupun menangkal potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Publik menginginkan pelayanan transportasi yang nyaman. Karenanya aparat terkait harus menyiapkan arus lalu lintas yang lancar dan menjamin keselamatan pengguna transportasi baik darat, laut, dan udara. Kesiapan diperlukan agar benar-benar tidak ada masalah nantinya.



#Natal #tahunbaru #sembako

Komentar Anda
Komentar