Hello,

Reader

Literasi Pranikah di Cirebon, Kemenpora Gandeng PII
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Abdul Rafur
Literasi Pranikah di Cirebon, Kemenpora Gandeng PII

Cirebon, HanTer - Kemenpora bekerja sama dengan Pelajar Islam Indonesia (PII) menyelenggarakan Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT), bertajuk "Peningkatan Kesehatan Reproduksi bagi Pemuda". Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Andalus City Kota Cirebon (22/12/2019).

Ust. Edi Tammi (KUA Kota Cirebon), Putu Elvina, S.Psi,. M.M. (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), Dr. Moch Amin (Kepala Puskesmas Kota Cirebon), dan DR. H. Amar Ahmad, M.Si. selaku Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, tampil sebagai pembicara dalam kegiatan tersebut.

Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Husin Tasrik Makrup Nst mengungkapkan pentingnya pendidikan kepemimpinan pemuda dalam rumah tangga, khususnya pemahaman Kespro, bertujuan untuk mempersiapkan generasi yang unggul, unggul jiwanya dan unggul badan nya.

"Oleh karena itu kami PII berkolaborasi dengan Kemenpora menyelenggarakan kegiatan ini, sebagai rangkaian acara kegiatan Training Konvensional yang di selenggarakan PW PII Jawa Barat di Kota Cirebon," kata Husin Tasrik Makrup.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan pelajar dan mahasiswa yang mewakili bermacam organisasi kepelajaran, kepemudaan dan kemahasiswaan se-Kota Cirebon.

Seminar ini  berlangsung dengan ramai terutama pada sesi diskusi karena banyak pertanyaan dan gagasan terkait kepemudaan yang muncul dari peserta, pasca menerima pemaparan materi yang juga disajikan secara menarik oleh pembicara.

Sementara itu dalam sambutannya Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Abdul Rafur mengatakan perlu adanya upaya pengembangan kapasitas dan kualitas pemuda dalam rumah tangga agar terciptanya generasi penerus bangsa yang berkualitas dan kompetitif demi terwujudnya masa depan yang unggul.

"Sudah menjadi kewajiban Negara, khususnya Kemenpora RI untuk menjawab permasalahan pemuda di sektor rumah tangga dengan memfasilitasi kegiatan pengembangan kapasitas dan kualitas pemuda dengan berkolaborasi bersama Organisasi Kepemudaan yang memiliki visi dan misi yang sama," kata Abdul Rafur.

 "Setiap pemuda harus mampu mengembangkan kapasitas dan kualitas agar mampu menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga, karena baik buruknya generasi penerus bangsa itu adalah representasi dari sukses tidaknya pola pendidikan dalam rumah tangga itu sendiri, beliau menambahkan harus ada kesadaran dalam diri pemuda itu sendiri, bagaimana peran dan fungsinya pemuda dalam tatanan kehidupan sosial demi terciptanya generasi unggul." pungkas Abdul Rafur.


#Literasi #Pranikah #Cirebon #Kemenpora #PII

Komentar Anda
Komentar