Hello,

Reader

Pakistan Minta PBB, DK Dan Komunitas Internasional Mainkan Peran Jaga Perdamaian Dunia
Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi
Pakistan Minta PBB, DK Dan Komunitas Internasional Mainkan Peran Jaga Perdamaian Dunia

Islamabad, HanTer - Menteri Luar Negeri Pakistan telah meminta AS untuk tetap berhati-hati dalam eskalasi dengan Republik Islam Iran. Shah Mahmood Qureshi dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (8/1/2020) mengatakan bahwa Pakistan sedang memantau situasi yang muncul setelah serangan rudal Iran terhadap pangkalan AS di Irak.

Dia mengatakan pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif yang menyebut bahwa serangan rudal adalah tindakan proporsional yang datang untuk membela diri menunjukkan kebijaksanaannya. "Saya pikir AS juga harus tetap berhati-hati," kata Shah Mahmood Qureshi.

"Saya telah menghubungi menteri luar negeri dari banyak negara untuk membahas perkembangan terakhir di kawasan ini dan kemarin saya melakukan diskusi terperinci dengan Menteri Luar Negeri Qatar yang mengunjungi Teheran setelah pembunuhan komandan tinggi Iran Jenderal Qasem Soleimani di udara AS,”catat Quershi.

Dia menambahkan bahwa situasinya berkembang dan akan terlalu dini untuk mengatakan apa pun tentang masalah ini. "Kami akan memainkan peran kami untuk mengurangi ketegangan di wilayah ini karena wilayah ini tidak mampu untuk perang lagi, yang bukan untuk kepentingan siapa pun," katanya.

Menteri luar negeri mengatakan bahwa bagian utama masyarakat Amerika menentang perang sehingga Pakistan menginginkan perdamaian dan menginginkan semua masalah di kawasan itu harus diselesaikan melalui cara diplomatik.

Dia mendesak agar PBB, Dewan Keamanan dan komunitas internasional memainkan peran mereka untuk mengurangi ketegangan di kawasan itu.

Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi menambahkan bahwa perang akan menyebabkan kerusakan parah di kawasan dan dunia. "Penggunaan kekuatan harus dihindari," tegasnya.

Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran telah menargetkan pangkalan udara AS Ain al-Assad di provinsi Al Anbar di Irak barat pada hari Rabu sebagai tanggapan terhadap pembunuhan AS terhadap komandan besar Pasukan Quds IRGC, Letjen Qassem Soleimani.


#Iran #Serang #Rudal #PangkalanMiliter #AmerikaSerikat #Irak

Komentar Anda
Komentar