Hello,

Reader

Pendukung Bamsoet Kecewa, Anak dan Ipar Airlangga Jadi Pengurus DPP Golkar
Pendukung Bamsoet Kecewa, Anak dan Ipar Airlangga Jadi Pengurus DPP Golkar

Jakarta, HanTer - Eks pendukung Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang juga Tim 9 dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar X mengaku kecewa dengan kepengurusan Partai Golkar di bawah Ketua Umum Airlangga Hartarto. Selain itu Eks pendukung Bamsoet juga mempersoalkan anak kandung dan anak tiri serta ipar Ketua Umum Partai Golkar  Airlangga Hartarto duduk dalam kepengurusan.

Juru Bicara Tim 9, Victus Murin mengemukakan, di antara keluarga inti Airlangga adalah anak Airlangga, Ravindra Hartanto menjabat Ketua DPP, iparnya, Kusuma Judileksono, dan anak tirinya, Adanty Kurnia. "Ini kita sebut 'AMPI' atau Anak Mantu Ponakan Istri,” kata Viktus di Jakarta, Jumat (17/1).

Alasan lain, kata Victus, pendukung Bamsotak diakomodasi dalam kepengurusan Partai Golkar di bawah Ketua Umum Airlangga Hartarto. Ada juga nama Gito Ganinduto, anak Dito Ganinduto. Adrian Jopie Paruntu anak Tetty Paruntu itu enggak pernah jadi kader," katanya.

Viktus meminta kepengurusan harus dirombak karena komposisinya tak memenuhi syarat yang tertera dalam konstitusi partai, salah satunya keberadaan oknum dengan hubungan kekeluargaan. "Solusinya harus dirombak, karena kroni-kroni itu.

Ia juga menilai ada pengurus yang sebelumnya bukan kader. Ada pula politikus 'kutu loncat' yang sudah keluar lalu masuk kembali ke Golkar.

"Kondisi ini berpotensi merusak tatanan Partai Golkar sebagai partai modern dan demokratis, menjadi partai yang keropos fungsi dan perannya, akibat hantu politik nepotisme dan politik dinasti," katanya dilansir CNN Indonesia.com.

Ia pun menyatakan bahwa Airlangga sudah melanggar konstitusi partai. Ia menilai Airlangga tak mengindahkan kriteria kader yang bisa masuk dalam kepengurusan inti DPP Golkar.

"Kriteria dan persyaratan PDLT atau prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tidak tercela, tak diindahkan," kata dia.



#Golkar #bamsoet #airlangga

Komentar Anda
Komentar