Hello,

Reader

Dugaan Penculikan Keponakan Bonaran; Korban Surati Presiden Jokowi
Dugaan Penculikan Keponakan Bonaran; Korban Surati Presiden Jokowi

Jakarta, Hanter - Ametro Adiputra Pandiangan, korban penculikan yang diduga dilakukan oknum brimob aktif berinisial TS berkirim surat kepada Presiden Jokowi.

Melalui surat yang disampaikan melalui kuasa hukum korban  Charles A.M. Hutagalung, korban meminta perlindungan hukum kepada Presiden dan meminta agar kasus yang menimpanya diusut tuntas supaya diketahui aktor intelektualnya.

"Kami memohon agar Bapak Presiden memberikan perhatian terhadap kasus penculikan ini, apalagi yang melakukan penculikan diduga oknum aparat kepolisian yang sejatinya melindungi warga negara," ujar Charles kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Charles menjelaskan kendati kasus tengah ditangani Polda Sumatera Utara, namun hingga saat ini belum jelas tindaklanjutnya. Pihaknya meminta supaya dilakukan pemeriksaan terhadap oknum berimob inisial TS agar diketahui siapa dalang penculikan sesungguhnya.

"Kami minta kasus diusut tuntas, supaya terang benderang," ujarnya.

Menurunya antara pelaku dan korban tidak saling mengenal dan tidak pula mempunyai kaitan bisnis atau hubungan lainnya. Hanya saja tegasnya, oknum brimob TS  yang bertugas di KADEN C SAT BRIMOB, SIPIROK, TAPANULI SELATAN merupakan ajudan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bachtiar Ahmad Sibarani. Sementara korban Ametro adalah keponakan mantan Bupati Tapteng Bonaran Situmeang.

Jika melihat latar belakang peristiwa, bisa saja kasus terkait perseteruan antara Bachtiar Ahmad Sibarani dengan Bonaran Situmeang, dua sahabat karib yang pada akhirnya terlibat kasus suap sengketa Pilkada Tapteng kepada hakim MK Akil Mokhtar beberapa tahun silam.

Charles mengungkapkan dalam perkara suap itu Bonaran divonis bersalah, sebaliknya Bahktiar Ahmad Sibarani hingga saat ini belum tersentuh KPK, kendati peran Bakhtiar dalam kasus itu sangat terang benderang di persidangan. Perannya antara lain mentransfer uang suap ke Akil Mokhtar melalui rekening CV Ratu Samagat.

Sejak KPK mengendapkan pengembangan penyidikan untuk mengusut keterlibatan Bakhtiar Ahmad Sibarani, sejak itu pula Bonaran menyuarakan keterlibatan bapupati Tapteng itu melalui media massa maupun medsos. Bonaran, tegas Charles merasa hukum tidak tegak, namun berpihak pada Bakhtiar.

"Karena itu pula kami mendesak KPK menuntaskan kasus suap Akil Mokhtar dengan menangkap semua yang terlibat dalam prakek penyuapan itu," ujarnya.  


 



#KOrban #Penculikan #Kirim #Surat #ke #Jokowi

Komentar Anda
Komentar