Hello,

Reader

Ahmad Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta, PKS Legowo Jika Kadernya Tak Terpilih
Ahmad Riza Patria Lebih Berpeluang Jadi Wagub DKI Jakarta, PKS Legowo Jika Kadernya Tak Terpilih

Jakarta, HanTer - Partai Gerindra mengumumkan dua calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai pengganti Sandiaga Salahuddin Uno. Ahmad Riza Patria (Gerindra) dan Nurmansjah Lubis (PKS) didaulat bersaing memperebutkan kursi orang nomor dua di DKI. Ahmad Riza Patria dinilai lebih berpeluang mendampingi Gubernur Anies Baswedan.

"Kedua nama ini sudah ditandatangani oleh pimpinan fraksi PKS dan Gerindra," ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dalam acara di ruang Fraksi Gerindra, Kompleks DPRD DKI Jakarta, Senin (20/1/2020).

Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik.

Sebelumnya, Taufik memastikan dalam waktu dekat posisi Wagub DKI Jakarta akan segera terisi. Kedua partai pengusung pasangan Anies-Sandi dalam Pilgub 2017, yaitu Gerindra dan PKS, diklaim sudah menemui kata sepakat perihal sosok yang akan diusung.

Seperti diketahui, hampir dua tahun sudah kursi DKI 2 kosong pascaditinggal Sandiaga Salahuddin Uno yang memutuskan untuk maju sebagai calon presiden. Praktis sejak Sandi mundur per 10 Agustus 2018, hanya tinggal Anies yang memimpin roda pemerintahan ibu kota.

Dalam sejumlah kesempatan, Anies memang berharap agar DPRD DKI Jakarta segera menuntaskan pemilihan wagub DKI Jakarta. "Ini PR. PR gantung. Jadi (harapannya) bisa dituntaskan," ujarnya kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Politikus Handal 

Pengamat politik Maksimus Ramses Lalongkoe memprediksi Ahmad Riza Patria lebih berpeluang mengisi jabatan yang telah kosong sejak 27 Agustus 2018 tersebut.

"Saya melihat peluang itu justru didapat Ahmad Riza Patria, dia salah satu politikus Gerindra yang cukup berpengalaman," ujar Ramses di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Menurut Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia (L-API) ini, Riza merupakan politikus andal. Pengalaman sebagai anggota DPR selama ini, membuatnya dinilai memiliki bekal yang cukup.

"Sekarang juga kan masih menjabat anggota DPR, tentu sudah cukup bekal menjadi wagub DKI mendampingi anies. Jadi, kalau melihat peluang, saya melihatnya Riza itu yang punya peluang cukup besar daripada Nurmansjah Lubis dari PKS," katanya.

Meski demikian, dosen di Universitas Mercu Buana ini tetap menggarisbawahi, bahwa proses pemilihan calon wakil gubernur DKI merupakan proses politik. Artinya, segala kemungkinan dapat saja terjadi.

"Tetapi ini kan proses politik, jadi bisa saja berubah atau seperti yang saya prediksi," pungkas Ramses.

Bisa Diterima

Sementara itu, Ketua Umum Koalisi Peduli Jakarta (KPJ), Amos Hutauruk, menegaskan, tentunya masyarakat Jakarta mengusulkan ketua DPP Gerindra untuk maju menjadi calon Wagub DKI Jakarta. Menurutnya, sosok Ahmad Riza Patria merupakan figur yang tepat untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan.

"Kami menilai Riza Patria memiliki integritas dan Kemampuan serta bersahaja dalam menjalankan tugas dapat membangun sinergi menjadikan Kota Jakarta Lebih Maju," ungkapnya di Jakarta, Senin (20/1/2020).

Amos menilai, untuk Wagub di DKI Jakarta yang mendampingi Anies sebaiknya dari tokoh yang dapat diterima lapisan masyarakat. Serta, dapat membawa masyarakat Jakarta yang plural mewujudkan kota Jakarta yang maju dan Sejahtera.

Menurutnya, masyarakat Jakarta membutuhkan pendamping gubernur Anies yang cakap dan berintegritas untuk menduduki posisi Wagub DKI Jakarta.

"Tentunya tokoh yang dikenal pas untuk di dorong sebagai Wagub Jakarta mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Pengalaman Riza patria dalam legislatif dan pemerintahan sudah tidak diragukan lagi," ungkap dia.

Selain itu, lanjut Amos, sosok Ahmad Riza Patria yang pernah menjabat sebagai Ketua KNPI DKI Jakarta tentunya sangat populer dikalangan politisi dan aktivis Pergerakan.

PKS Legowo 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta Syakhir Purnomo menyatakan pihaknya tidak kecewa dan legowo dua kadernya gagal maju menjadi Cawagub DKI Jakarta, malah saat ini PKS harus berbagi cawagub dengan Gerindra.

Menurut Syakhir, dua calon mereka sebelumnya, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu juga telah berbesar hati dengan keputusan politik yang sudah diambil Gerindra dan PKS.

"Kader PKS hanya ingin memberikan yang terbaik ketika diberi amanah oleh pimpinan. Tapi kemudian ketika pimpinan memberikan tugas yang lain, mereka juga siap termasuk ada pergantian," kata Sakhir saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Ia mencontohkan pengalaman politikus PKS, Mardani Ali Sera, yang dulu batal diusung sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta mendampingi calon gubernur Sandiaga Uno. Saat itu, PKS dan Gerindra mengganti cagub-cawagub DKI menjadi Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

"Ya, bagi kader PKS, pergantian itu biasa. Kan kami prajurit, mau kasih tempat lain siap saja. Tekadnya adalah memberi yang terbaik bagi warga Jakarta," ucap dia dilansir Antara.

Partai Gerindra, pada Senin ini mengumumkan dua calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai pengganti Sandiaga Salahuddin Uno yang mundur usai diajukan sebagai calon wakil presiden dan menyatakan keduanya telah mendapatkan persetujuan dari koalisinya, PKS.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan dua nama itu berasal dari empat nama bakal cawagub yang diusulkan Partai Gerindra dan dua nama yang diusulkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang disaring menjadi satu nama dari masing-masing partai.

Dua nama tersebut adalah Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria dan Politikus PKS Nurmansyah Lubis.

"Surat ini menyatakan telah menyetujui dan mengusulkan dua nama, untuk dijadikan calon wakil gubernur DKI, yaitu Nurmansjah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra," kata Sufmi di Gedung DPRD DKI Jakarta.



#GubernurDKI #wakilgubernur #dki #gerindra #pks

Komentar Anda
Komentar