Hello,

Reader

Sekjen GNPF Dipanggil Penyidik Terkait Laporan Sukmawati Soekarnoputri
Sekjen GNPF Ulama Edy Mulyadi
Sekjen GNPF Dipanggil Penyidik Terkait Laporan Sukmawati Soekarnoputri

Jakarta, HanTer - Sekjen Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF - Ulama) Edy Mulyadi dipanggil penyidik Polda Metro Jaya, dimana dalam surat Undangan Klarifikasi yang disampaikan Kasubditkamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu ditandatangani AKBP Dwiasi Wiyatputra.

Edy diminta untuk hadir pada Rabu, 22 Januari 2020 pukul 14.00 WIB di Ruang Unit V Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman No 55 Jakarta Selatan.

Edy sendiri mengaku dirinya dipanggil penyidik terkait laporannya tentang kasus penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri beberapa waktu lalu. Karenanya Edy akan memenuhi panggilan tersebut. “Mohon bantuan dan doanya,” ujar Edy.

Edy pada Kamis 21 November 2019 lalu, melaporkan Sukmawati Soekarnoputri ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan dengan ditemani sejumlah pengacara melaporkan Sukmawati atas dugaan penistaan agama karena pernyataannya yang telah membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW.

“Kami nilai sebagai penistaan agama maka itu kami laporkan ke Bareskrim Polri berharap dapat ditindaklanjuti,” ujar Edy, bahkan menilai pernyataan Sukmawati Soekarnoputri jauh lebih parah daripada pernyataan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok yang pernah dilaporkan lantaran dinilai menista Surat Al Maidah 51.

Kasus tersebut memicu berbagai protes dari berbagai kalangan, namun saat ini belum jelas apakah Polda Metro Jaya juga akan memanggil terlapor, yaitu Sukmawati Soekarnoputri.


#GNPFUlama #EdyMulyadi

Komentar Anda
Komentar