Hello,

Reader

Viral Kakek Syafrudin Dituntut 4 Tahun dan Denda Rp3 Miliar
Viral Kakek Syafrudin Dituntut 4 Tahun dan Denda Rp3 Miliar

Jakarta, HanTer - Ramai beredar berbagai foto dan desakan yang menjadi viral di media sosial dan grup wartawan nasional di Jakarta, Minggu 26 Januari 2020 tentang Syafrudin, seorang kakek berusia berusia 69 tahun yang merupakan seorang petani di Rumbai, Pekanbaru, dituntut 4 tahun penjara, denda Rp 3 Miliar dan subsider 6 bulan.

Hal ini lantaran Syafrudin membakar lahan seluas 2 borong atau 400 M2. Namun kalau dibandingkan dengan penegakan hukum terhadap korporasi Tahun 2015 Polda Riau menerbitkan SP3, terhadap 15 korporasi yang diduga terlibat kebakaran hutan dan lahan.

Dalam penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan seharusnya penegak hukum lebih serius pada kebakaran yang dilakukan korporasi dengan skala lahan lebih dari 2 hektare, yang menyebabkan kerusakan dan efek yang begitu besar pada lingkungan bukan kepada petani kecil. Ini jelas mencederai rasa keadilan di masyarakat, Hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

Saat ini proses persidangan masih berjalan, agenda putusan akan dilaksanakan pada tanggal 4 Februari 2020 di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Ayo tanda tangani dan dukung petisi ini agar Syafrudin dibebaskan dan mendapatkan keadilan!

change.org/teganyasamapetani

"Dia (Syafrudin) hanya membakar lahan 20m x 20m untuk ditanami ubi, kacang panjang, pisang dan lainnya," ujar Andi Wijaya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, selaku kuasa hukum Syafrudin, Minggu 26 Januari 2020 malam.
 



#Pembakaran #hutan #kakeksyarifudin

Komentar Anda
Komentar