Hello,

Reader

Merasa Ditipu, Nasabah Northcliff Lapor Polisi
Merasa Ditipu, Nasabah Northcliff Lapor Polisi

Jakarta, HanTer – Direktur Utama PT Northcliff Indonesia ES dilaporkan Johannes Theodor Go, nasabahnya ke Polres Metro Jakarta Utara atas tuduhan tindak pidana berupa penipuan dan penggelapan. Saat ini ES tengah dalam proses penyidikan terkait laporan bernomor LP/781/K/IX/2019/PMJ/RESJU pada tanggal 5 September 2019.

Saat menjabat Dirut Northcliff ES diduga memberikan cek senilai Rp.4,1 miliar yang ternyata kosong.
Cek tersebut menggantikan cek sebelumnya yang juga tidak bisa dicairkan di bank. "Sampai hari ini saya tetap menagih Northcliff untuk segera mengembalikan dana investasi yang ditempatkan di perusahaan tersebut,” kata Johannes Theodor Go dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Johannes bercerita, pada 9 November 2018 silam ia mengaku telah menanamkan uang senilai 400 ribu dolar Amerika pada produk investasi yang ditawarkan tenaga pemasar Northcliff Indonesia. Namun hingga jatuh tempo pembayaran atas penempatan dana, ES tidak membayarkan dan ES membuat surat pernyataan untuk membayarkan dana 400 ribu USD pada 16 Mei 2019 berikut bunga berjalan atas keterlambatan pembayaran tersebut. Setelah didesak, ES hanya mengembalikan dana sebesar 125 ribu USD saja, sisanya 275 ribu USD belum dibayarkan hingga saat ini.

Johannes juga menegaskan, dirinya akan melaporkan oknum dari pihak tertentu yang mencoba melakukan intimidasi kepada dirinya dan keluarganya. “Kemarin (Selasa, 28/1/2020), ada oknum 3 orang yang mengaku aparat penegak hukum mendatangi rumah dan bertanya-tanya mengenai asal saya dan usaha ke pembantu rumah. Dia juga menelpon saya dan meminta bertemu. Padahal dia bukan penyidik yang menangani perkara ini. Saya menduga ini bentuk intimidasi,” jelasnya.

Untuk itu, Johannes melalui kuasa hukum yang baru ditunjuknya akan segera melaporkan dugaan upaya intimidasi terhadap dirinya ke Sentra Pelayanan Propam (Bagyanduan Divpropam Polri) di Jl Trunojoyo nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan agar pelaku bisa segera diproses bila ada indikasi pelanggaran hukum atas peristiwa tersebut. 

Di samping itu, Johannes juga meminta Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi OJK untuk kembali memanggil pimpinan Northcliff karena tidak memenuhi kewajibannya terhadap nasabah dalam sepekan sebagaimana surat pernyataan mereka ke OJK beberapa waktu lalu. 

Kepala Satgas Waspada Investigasi OJK, Tongam Lumban Tobing sebelumnya mengatakan, pihak Northcliff sudah menghadap ke OJK dan telah memberikan keterangan kepada OJK terkait dugaan kasus tersebut. “Northcliff sudah kami panggil dan minggu ini kewajiban kepada nasabah sudah diselesaikan sesuai surat pernyataan mereka,” kata Tongam kepada wartawan, pada Sabtu (3/8/2019). 

Namun hingga saat ini kewajiban pengembalian dana nasabah tersebut belum juga diselesaikan. Johannes juga menolak tawaran Northcliff yang berjanji akan melakukan restrukturisasi utang yang selesai pada Desember 2022. “Saya tolak semua janji-janji yang ditawarkan Northcliff, sebagai nasabah saya minta segera kembalikan dana saya seluruhnya,” tutupnya.



#Penipuan

Komentar Anda
Komentar