Hello,

Reader

Pukulan Ganda Hantam Juventus Pekan Ini
Pertandingan Juventus vs Hellas Verona (ist)
Pukulan Ganda Hantam Juventus Pekan Ini

Turin, HanTer - Pekan ini menjadi momentum pahit yang dialami Juventus. Tim asuhan pelatih Maurizio Sarri mendapat pukulan ganda. Pertama, mereka takluk ditangan Hellas Verona dengan skor akhir 2-1 saat keduanya berduel dalam lanjutan kompetisi Liga Italia alias Serie-A di Marc Antonio Bentegodi, kemarin.

Sebelumnya Juventus sempat membuka kans mencuri kemenangan saat bertandang ke markas lawan dalam lanjutan kompetisi Serie-A pekan ke-23. Itu tak lepas setelah Cristiano Ronaldo membuka keunggulan bagi Bianconeri, julukan Juventus menjadi 0-1 melalui gol yang dilesakkan pada menit ke-65.

Akan tetapi, 11 menit berselang, Hellas Verona yang berstatus sebagai tuan rumah mulai bangkit dengan menyamakan skor menjadi 1-1 melalui gol yang dilesakkan Fabio Borini. Hasil imbang membuat tuan rumah meningkatkan intensitas serangan.

Adalah Giampaolo Pazzini yang melahirkan mimpi buruk bagi Juventus setelah eks bomber AC Milan itu mencetak gol penentu kemenangan melalui tendangan hadiah penalti, 10 menit kemudian atau tepatnya pada menit ke-86.

Kekalahan pun membuat posisi Juventus di puncak klasemen mulai terancam lengser. Lain cerita dengan Verona. Kemenangan membuat posisi mereka melonjak ke peringkat enam atau batas akhir menuju Eropa yakni bermain di Liga Europa musim depan.

Usai laga, rasa kecewa tentu saja terpampang dari raut wajah para pemain Juventus. Salah satunya Wojciech Szczesny. Kiper berkebangsaan Polandia itu mengakui kekalahan tersebut cukup memilukan dan bahkan sangat memalukan.

“Itu kekalahan yang menyakitkan. Besok kita akan mengadakan pertemuan seperti biasa setelah pertandingan. Kami membayar karena kami tidak berhati-hati pada tahap penting dalam permainan, kami perlu memahami apa yang terjadi," kata dia seperti dikutip laman Sky Sport Italia, kemarin.

“Motivasi kami masih ada, kami bagus di rumah, tetapi di jalan kami mengalami sedikit kesulitan. Saya pikir ini adalah aspek mental, itu harus segera berubah karena memalukan bahwa tim dengan kualitas sebagus ini kehilangan poin di jalan seperti ini," sambungnya.

Di lain sisi, kemenangan Hellas Verona disambut gembira Ivan Juric selaku juru taktik. Ia menilai kunci kesuksesan pasukannya dalam menumbangkan Juventus tak lepas karena ambisi kuat yang berkobar dari dalam hati anak asuhnya.

“Kami bermain dengan hati pekan ini, karena saya bisa melihat kami tidak setajam atau sekuat biasanya. Kami memiliki banyak pemain muda yang lapar dan ingin bermain di Serie A," jelas pelatih berkebangsaan Kroasia itu.

Rekor Dirusak
Selain kekalahan menyakitkan sebagai pukulan pertama pekan ini, Juventus mendapatkan hantaman lain. Itu tak lepas setelah Atalanta selaku kuda hitam yang kerap di perhitungkan dalam beberapa musim terakhir, merusak catatan apik Bianconeri.

Kemenangan 1-2 yang diraih Atalanta usai menumbangkan Fiorentina di markas lawan membuat tim asuhan Gian Piero Gasperini merusak catatan Juventus yang bertahan dalam kurun 60 tahun. Itu tak lepas setelah Atalanta menyarangkan 61 gol dalam 23 pertandingan di Serie-A musim ini.

Ini tidak hanya menjadikan mereka tim paling produktif di liga musim ini, tetapi juga pencetak gol terbanyak dalam 60 tahun terakhir sepakbola Italia. Tidak ada yang berhasil mengumpulkan 61 gol pada akhir Pekan 23 di Serie A sejak Juventus pada tahun 1959-60.

Mereka mengakhiri kampanye itu dengan 92 gol dalam 34 pertandingan, tetapi kompetisi saat ini memiliki 20 tim, sehingga akan berjalan selama 38 pertandingan. Di lima liga top Eropa, hanya Manchester City yang mencetak lebih banyak dari Atalanta musim ini, mencetak 65 gol dalam 25 pertandingan.


#Juventus #seriea #lengser #klasemen #pukulanganda #ligaitalia #verona

Komentar Anda
Komentar